Reporter : Hasrun
Editor : Kang Upi
LADUMPI – Rusaknya mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berjenis Cumins KTA 50 GI 3, 4, 5 dan mesin sewa Genindo Berkat Utama yang berada di Desa Landumpi, Kabupten Bombana membuat pasokan listrik berkurang serta terjadi devisit daya, sejak 06 Mei 2019.
Manager PT PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bombana Agus Wahyu Setiawan menjelaskan, mesin besar PLN di Bombana mengalami kerusakan pada bagian radiator dan kerusakan linear.
“Hari ini tim mekanik dari Kendari tiba di Bombana untuk memperbaiki, Insya Allah 20 Mei sudah selesi dan bisa masuk sistem,” terangnya, Sabtu (11/5/2019).
Baca Juga :
- PNS di Bombana Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya
- Ketua Umum OASIS Sultra Soroti Penanganan Aksi di Bombana, Minta Evaluasi
- Penanganan Aksi di Bombana Dipersoalkan, Okri Soroti Sikap Kapolres
- Kapolres Bombana Turun Langsung Tangani Aksi Unjuk Rasa Soal RTRW dan WPR
- Kapolda Sultra dan Ketua DPRD Kunker ke Bombana, Pastikan Kamtibmas Kondusif Jelang Ramadan
- SRIKANDI AMBA SULTRA Resmi Diluncurkan, Wadah Konsolidasi dan Sosialisasi Kelembagaan di Sulawesi Tenggara
Menurutnya akibat kerusakan mesin tersebut PLN ULP Bombana terpakasa harus mengurangi beban dengan pemadaman listrik di waktu dan Wilayah tertentu, agar pelayanan listrik tetap berjalan.
“Ibarat roti satu, sepuluh orang yang mau makan, jadi kita harus bagi agar satu hari satu kali dapat. Jadi tidak ada niat kami untuk memadamkan, tapi kalau kita paksa operasi akan terjadi kerusakan yang lebih parah,” tambahnya.
Atas keputusan pemberlakuan pemadaman bergilir ini, Agus Wahyu Setiawan, menyampaikan permohonan maaf pada masyarakat di Bombana. Ia juga berjanji akan berusaha memberikan pelayanan terbaik buat warga.
“Kami memohon maaf kepada masyarakat Bombana, kami akan terus berusaha memberikan yang terbaik, dan kita akan berusaha di Hari Raya Idul Fitri tidak ada masalah lagi,” tutupnya. (A)












jangan diwaktu buka dan sahur engkau matikan
kenapa listrik padam selalu magrib dan subuh karna di waktu itu konsumen memakai barang elektronik secaraa bersamaan sehingga menyebabkan suhu mesin naik dan padam mesin akibat mesin tidak mampu menanpung beban yg lebih dri kemampuan mesin, Kepada kita semua kiranya baik untuk mengadakan tabayun dulu kepada pihak pln agar kita tdk terjerumus kepada dosa menggibahi dan menfitnah saudara muslim kita di bulan yg suci ini… Mohon maaf lahir dan batin…