BREAKING NEWS

Polda Sultra Siapkan 631 Personel Gabungan Hadapi Ancaman Karhutla

×

Polda Sultra Siapkan 631 Personel Gabungan Hadapi Ancaman Karhutla

Sebarkan artikel ini

KENDARI, Mediakendari.com – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar apel gelar pasukan dan peralatan dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di Lapangan Apel Presisi Polda Sultra, Selasa (11/8/2026).

Apel dipimpin Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., dan dihadiri Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., jajaran Forkopimda, pejabat utama Polda Sultra serta sejumlah stakeholder terkait.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Dinas Kehutanan, BPBD Sultra, Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran, BMKG Sultra, Manggala Agni dan stakeholder lainnya.

Dalam kegiatan itu, Kapolda Sultra mengecek langsung kesiapan personel, sarana dan prasarana yang akan digunakan untuk menghadapi potensi karhutla di wilayah Sulawesi Tenggara.

Kapolda mengatakan apel gelar pasukan menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan personel, peralatan serta koordinasi lintas sektor dalam mencegah dan menangani karhutla.

Menurutnya, kondisi cuaca perlu menjadi perhatian karena musim kemarau yang diprediksi berlangsung lebih panjang mulai Agustus 2026 berpotensi meningkatkan risiko kekeringan.

Kondisi tersebut dapat membuat lahan dan vegetasi lebih mudah terbakar, ditambah aktivitas manusia yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran.

Berdasarkan pemetaan Biro Operasi Polda Sultra, terdapat tujuh titik rawan karhutla yang tersebar di empat kabupaten, yakni dua titik di Kabupaten Bombana, satu titik di Kolaka Utara, satu titik di Konawe Utara dan tiga titik di Konawe Selatan.

Selain itu, sepanjang Januari hingga Agustus 2026, kejadian karhutla juga tercatat di wilayah Kota Baubau dan Kabupaten Kolaka Utara.

“Fenomena El Nino juga harus kita waspadai. Seluruh jajaran di Sulawesi Tenggara harus mempersiapkan langkah penanggulangan karhutla secara optimal,” ujar Kapolda.

Untuk mendukung kesiapsiagaan tersebut, sebanyak 631 personel gabungan disiapkan Polda Sultra bersama stakeholder terkait.

Kapolda menegaskan, keberhasilan penanganan karhutla tidak hanya diukur dari kemampuan memadamkan api, tetapi juga dari kemampuan mencegah kebakaran, melakukan deteksi dini, merespons secara cepat dan tepat, serta mencegah api meluas.

Karena itu, seluruh personel diminta aktif memetakan wilayah rawan, memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat, serta memastikan kesiapan kendaraan, peralatan, sarana evakuasi dan logistik pendukung.

“Pastikan seluruh unsur siap, lakukan simulasi tanggap darurat dan latihan kesiapsiagaan, kedepankan kecepatan dalam merespons setiap kejadian serta tingkatkan koordinasi dan sinergitas dengan seluruh stakeholder,” tegasnya.

Kapolda berharap apel gelar pasukan tersebut dapat memastikan seluruh unsur dalam kondisi siap menghadapi potensi karhutla, sehingga upaya pencegahan dan penanganan dapat dilakukan secara cepat, terpadu dan efektif demi melindungi masyarakat, lingkungan serta kawasan hutan di Sulawesi Tenggara.

Laporan :  Tim Redaksi