Redaksi
KENDARI – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), akan melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kendari, Benyamin Ginting, terkait insiden terbakarnya KM Izhar di perairan Bokori, Jumat (16/8/2019) lalu.
“Ya iya (akan periksa Kepala Syahbandar), semua yang terkait akan diperiksa. Karena ada korban jiwa,” jelas Kapolda Sultra, Brigjen Pol Iriyanto, kepada mediakendari.com, Senin (19/8/2019).
Menurut Kapolda, pihaknya saat ini intens melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut. “Jajaran kami sedang intens melakukan pemeriksaan, kalau ada tersangkanya kita proses,” katanya.
BACA JUGA :
- Polisi Amankan Kericuhan di Area Tambang Nikel PT Askom Matarape, Sejumlah Warga Paksa Operator Turun dari Alat Berat
- Dekan FEB Unusia Pimpin Kolaborasi Internasional Terbitkan Riset Akuntansi Ekologi Syariah di Jurnal Q1 JURIS
- Hj Rujuwati Harun Nyatakan Siap Maju Sebagai Ketua KKSS Kota Kendari 2026-2030
- KAI Sultra Umumkan Hasil UKDPA 2026, 41 Peserta Dinyatakan Lulus Advokat
- KNPI Sultra Desak Kejagung dan Satgas PKH Transparan Soal Denda Administratif Perusahaan Nikel PT TMS di Kabaena Bombana
Ditempat terpisah, Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt, menegaskan bahwa Polda akan melakukan pemeriksaan terhadap Syahbandar.
Pemeriksaan itu difokuskan terkait jumlah penumpang dan adanya tabung LPG didalam kapal.
“Iya benar, Syahbandar memang akan dilakukan riksa (Pemeriksaan) terkait manifest dan adanya tabung gas LPG di dalam kapal,” tutupnya.
Diketahui, KM Izhar yang bertolak dari pelabuhan Kendari, Sultra, terbakar diperairan Bokori saat akan berlayar menuju Salabangka, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Akibat kejadian itu, 7 orang penumpang meninggal dunia, dan 6 penumpang masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.











