Polres Kolaka Utara Selidiki Dugaan Percobaan Penculikan Anak

NEWS1,268 dibaca

KOLAKA UTARA, MEDIAKENDARI.COM – Polres Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) mulai menyelidiki kasus dugaan percobaan penculikan anak di Desa Lawata, Kecamatan Pakue Utara pada Jum’at, 13 Januari 2023 lalu sekira pukul 11.30 Wita.

“Dari hasil pengembangan informasi atas kejadian dugaan penculikan anak yang terjadi di desa lawata terhadap korban atas nama Arsi usia 7 tahun kelas satu SD, penyelidikan dipimpin langsung Kapolsek Pakue, Ipda Badmar beserta anggotanya pada hari rabu (Kemarin),” ungkap Kasi Humas Polres Kolut, Aipda Arif Affandi dikonfirmasi via telepon seluler, Kamis 19 Januari 2023.

Dikatakan, korban ditarik oleh seseorang yang tidak dikenal sebanyak dua kali. Pelaku bukan hanya menarik korban namun pelaku juga menyedorkan uang sebanyak Rp10 ribu. Saat disodor uang, korban menolak dan sempat melakukan perlawanan dengan cara menggigit pelaku.

Kendati demikian, peristiwa tersebut belum bisa disimpulkan merupakan sebuah percobaan penculikan anak atau bukan. Hal itu pun viral di media sosial facebook dan group WhatsApp pada Selasa, 17 Januari 2023.

“Setelah penyelidikan dilakukan kepada korban dan keluarga,tim pun mendatangi kepala sekolah SDN 4 pakue Utara untuk mendapatkan informasi, kepala sekolah mengakui bahwa dialah yang membagikan ke grup dinas pendidikan (Diknas) Kolaka Utara sehingga pihak diknas mengatensi dan mengeluarkan surat edaran,” ungkap Aipda Arif.

Sementara itu, kepala desa (Kades) lawata, Arham saat dihubungi menjelaskan bahwa korban merupakan anak mantan sekdes desa lawata dan bukan anak sekdes yang sekarang seperti yang viral dimedia sosial baik.

Menurutnya, kejadian tersebut baru dugaan karena belum bisa dipastikan itu penculik anak ataukah hanya keluarganya untuk menakut-nakuti. Kemudian pihak kepolisian pun sudah sementara melakukan penelusuran.

“Ya semoga saja itu tidak benar dan kalau pun memang benar maka kita semua harus waspada dan menjaga anak-anak kita agar tidak terjadi hal yang kita tidak inginkan,” imbaunya.

Atas viralnya kasus dugaan penculikan anak itu membuat semakin heboh dan meresahkan warga Kolaka Utara. Bahkan camat Kodeoha Kolaka Utara pun langsung mengeluarkan surat edaran ke desa-desa untuk di sampaikan di tempat umum dan masjid agar senantiasa selalu waspada terhadap kasus penculikan anak.

 

Reporter : Pendi