Reporter : Mumun
Editor : Kang Upi
WANGGUDU – Melihat kondisi jalan yang sudah cukup parah, berlobang disana sini, membuat warga Desa Panggulawu, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), berinisiatif melakukan kerja bakti untuk penimbunan jalan.
Kepala Desa Panggulawu Jumardin T, yang ditemui di lokasi kerja bakti mengatakan, jalan yang ditimbun warga mencapai panjang 3,5 Kilometer. Namun, yang rusak parah hanya sekitar puluhan meter, untuk itu pihaknya bersama warga berinisiatif kerja bakti memperbaikinya.
“Kami sudah usulkan ke Pemkab Konut, menurut jawaban yang kami terima jalan ini baru akan dibetonisasi bersamaan dengan pembangunan PLTU tahun ini,” katanya, Jumat (12/4/2019).
Baca Juga :
- 29 Eks Kepsek Konawe Laporkan Dugaan Maladministrasi Mutasi ke Ombudsman Sultra
- Hadiri HUT ke-66 Konawe, Gubernur Sultra Tekankan Persatuan dan Pembangunan Berkelanjutan
- 50 Operator SPBU Sulselbar Ikuti Upskilling Pertamina untuk Perkuat Layanan
- Polda Sultra Musnahkan 6,2 Kg Sabu dan 958 Gram Ganja
- Jelang Idulfitri, Gubernur Sultra Turun Langsung Pantau Harga dan Distribusi Pangan
- Satu Tahun Pimpin Kendari, Siska–Sudirman Paparkan Capaian Pembangunan
Menurut Jumardin, pihaknya bersama Pemerintah Desa Panggulawu sempat ingin menganggarkan di Dana Desa APBN 2019 ini untuk peningkatan jalan.
Namun, berdasarkan petunjuk teknis yang diberikan hal tersebut tidak dapat dilakukan karena pembangunan jalan ini awalnya bersumber dari anggaran Inpres Desa Tertinggal (IDT) sekitar tahun 90-an.
“Karena jalan ini terdaftar di Pemkab, jadi ini tidak bisa kita anggarkan. Makanya kami bersama warga mengambil langkah memperbaikinya, minimal bisa dilalui kendaraan. Karena jalan ini merupakan tempat aktifitas warga,” ujarnya.
Jumardin menambahkan, untuk penggunaan DD APBN tahun 2019, berdasarkan hasil musyawarah desa disepakati dianggarkan untuk pengadaan KWH listrik sebanyak 10 unit, sumur bor dua titik, peralatan polindes, tempat wudhu, kandang ternak dan pemberdayaan.
“Tahun lalu kita bangun infrastruktur balai pelatihan rakyat, gedung polindes, sumur bor satu unit dan sudah mengairi satu dusun,” tutup Jumardin. (A)











