Editor: Taya
KENDARI – Bursa Efek Indonesia mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam pelaksanaan Public Expose secara Live yang pertama di Indonesia dengan menggunakan aplikasi webinar.
Penyerahan piagam rekor MURI diberikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), Kliring Penjamin Efek Indonesia (KPEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Selasa
(24/9/2019).
“Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Sulawesi Tenggara berterima kasih kepada seluruh kalanganmasyarakat yang telah turut menyukseskan acara PUBEX LIVE 2019,” ujar P.H. Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Sulawesi Tenggara, Ricky, Rabu (25/9/2019).
Untuk diketahui, Public Expose Live 2019 diikuti 41 Perusahaan yang melakukan Paparan Publik dengan total 21.522 peserta, baik yang hadir secara langsung di gedung BEI dan online melalui fasilitas webinar.
Baca Juga:
- Kasi Intel Kejari Konsel dapat Penghargaan dari Komisaris MEK TV Fenny Anggarainy Sudirman
- Perkuat Sinergi Dengan Forkopimda, Kapolda Sultra Jalin Silaturahmi ke DPRD Sultra
- Jaksa Kejari Kendari, Olyvia Rara Sampebulu dan Talenta Sitorus dapat Penghargaan dari MEK TV
- Kejari Kolut Sidik Dugaan Korupsi Bibit Kakao
- DPP LAT Sultra Gelar Rapat Evaluasi, Lukman Abunawas Arahkan Pengurus Melakukan Secara Rutin dan Menyeluruh
- Jalin Kerjasama Bantuan Hukum, Wali Kota dan Kajari Kendari Sama-Sama Teken MoU
“Program PUBEX Live 2019, disambut antusias oleh investor dari 121 kota di Indonesia yang salahsatunya adalah di Kota Kendari. Kami mengadakan nonton bareng Pubex Live 2019 bertempat di Learning Center OJK Sulawesi Tenggara,”jelas Ricky.
Terkait hasil kompetisi 10 days challenge periode dua yang telah diumumkan, KP BEI Sultra berharap Galeri Investasi di Sultra dapat berprestasi lebih baik lagi.
“Kami berharap pada periode 3 nanti, ke-7 Galeri Investasi yang ada di Sulawesi Tenggara dapat berprestasi di tingkat nasional,”tutupnya.











