Reporter : Indras
Editor : Def
KONAWE – Momen perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) ke-59 menjadi hari yang spesial untuk I Made Sukratna. Petani asal Desa Sulemandara, Kecamatan Pondidaha diberi penghargaan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe, karena dianggap berprestasi membantu Pemerintah dalam pengelolaan padi Sawah Varietas Mekongga.
Penghargaan berupa uang tunai diberikan pada malam ramah tamah HUT Konawe ke-59, Jumat (08/03/2019) di pelataran kantor Bupati yang diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara.
“I Made Sukratna merupakan petani yang berprestasi karena mampu mengola padi sawah varietas mekongga di lahan dengan luas 1 hektar mampu menghasilkan 7-8 ton padi pada musim panen,” terang Gusli Topan Sabara.
Mantan Ketua DPRD Konawe itu berharap, hadiah yang diberikan kepada I Made Sukratna dapat memotivasi petani-petani lainnya untuk berinovasi dan bekerja giat dalam mengembangkan sektor pertanian di Konawe.
Dirinya juga berharap, agar pertanian padi sawah di Konawe terus menjadi andalan pendapatan ekonomi petani, juga untuk memenuhi persedian pangan masyarakat di Sultra.
Baca Juga :
- Perkuat Ketahanan Pangan, Gubernur Sultra dan Bupati Konawe Panen Perdana Benih Padi di Wawotobi
- Insiden Makanan MBG: Kepala SPPG Tonggauna Utara, Minta Maaf dan Berkomitmen Akan Meningkatkan Kualitas Makanan
- Sosialisasi Edukasi Gizi dan PHBS di Kecamatan Uepai: Langkah Nyata Menuju Masyarakat Sehat dan Cerdas
- Evaluasi Rapat SPPG Konawe: Novri al Ikmansya Tekankan Pentingnya SOP untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan
- Kepala SPPG Konawe Uepai Tamesandi, Dandy Timossa: Kami Sudah Berikan Edukasi tentang Menu Makan Siang Agar di Pahami
- SRIKANDI AMBA SULTRA Resmi Diluncurkan, Wadah Konsolidasi dan Sosialisasi Kelembagaan di Sulawesi Tenggara
“Usaha pertanian padi sawah menjadi andalan pendapatan ekonomi petani, karena dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat juga penyerapan lapangan pekerjaan,” katanya.
Politisi PAN itu mengharapkan agar instansi terkait terus bekerja maksimal, sehingga Konawe tersebut bisa terus swasembada pangan, serta bisa terus mempertahankan status sebagai lumbung pangan di Sultra.
“Kami bangga dengan petani di Konawe yang begitu serius mengusahakan lahan pertaniannya. Karena dengan tercapainya produksi yang maksimal saat panen, maka kesejahteraan dan pendapatan petani di Konawe akan terus meningkat,” tutup pasangan Kery Saiful Konggoasa itu. (B)











