Redaksi
UNAAHA – Rangkaian acara peringatan Hari Ulang tahun (HUT) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) ke-59 ditutup dengan ramah tamah yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) di pelataran Kantor Bupati, Jumat (8/3/2019) malam. Kegiatan itu turut dimeriahkan dengan penampilan Band Wali.

Kegiatan ramah tamah itu dihadiri lansung Bupati Kery Saiful Konggoasa bersama Wakil Bupati (Wabup), Gusli Topan Sabara, beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Konawe, penjabat eselon lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan segenap lapisan masyarakat.
Baca Juga :
- 29 Eks Kepsek Konawe Laporkan Dugaan Maladministrasi Mutasi ke Ombudsman Sultra
- Hadiri HUT ke-66 Konawe, Gubernur Sultra Tekankan Persatuan dan Pembangunan Berkelanjutan
- DPRD Kabupaten Konawe menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati HUT ke-66 Kabupaten Konawe di Gedung DPRD Konawe, Selasa (3/3/2026).
- 29 Eks Kepala Sekolah Konawe Gugat SK Pelantikan ke PTUN, Kuasa Hukum Nilai Cacat Prosedur
- Pemda Konawe Siap Luncurkan Call Center 112 Bertepatan HUT ke-66 Daerah
- Kontroversi Gedung Koperasi Merah Putih Konawe: Pihak Teknis Bantah Tudingan Tidak Sesuai Spesifikasi
Dalam sambutan Bupati, yang dibacakan Wabup Konawe, Gusli Topan Sabara mengatakan, peringatan HUT Konawe merupakan titik awal bagi semua masyarakat dalam mengisi kembali lembaran sejarah saat ini dan yang akan datang. Dimana dirinya ingin memastikan bahwa sejarah yang akan tercipta nantinya, adalah untaian cerita indah yang patut dikenang dan dijadikan sebagai teladan bagi generasi mendatang.
“Saya berharap peristiwa ini bukanlah hanya sebuah acara yang hanya semarak dalam prosesi seremonialnya saja, tetapi menjadi inspirasi bagi kita semua untuk menata daerah yang kita cinta ini, dalam mewujudkan cita-cita bersama menuju masyarakat Konawe yang maju dan sejahtera,” terangnya.

Selain itu, Gusli juga berharap momentum HUT Konawe ke-59 ini harus dimanfaatkan untuk meraih hikmah filosofi yang bermakna introspektif dan prospektif. Sehingga melalui hikmah tersebut dapat menjadikan masa lalu sebagai pondasi yang sangat bernilai, dalam merefleksikan perjalanan yang telah dilalui.
Baca Juga :
- Kontroversi Gedung Koperasi Merah Putih Konawe: Pihak Teknis Bantah Tudingan Tidak Sesuai Spesifikasi
- Penataan Ulang Komposisi Pengurus BPR Bahteramas, Harapan Baru bagi Masyarakat
- MBG di Konawe: Program Baik yang Dipahami Salah, Korwil BGN Klarifikasi Fakta Sebenarnya!
- BGN Tekankan Pentingnya Keamanan Makanan di wilayah SPPG Konawe
- Gerakan Prabowo Indonesia Maju Mengelar Buka Puasa Bersama Sekaligus Santunan Anak Yatim di Tongauna
- BPR Bahteramas Konawe Siap Kawal Visi-Misi Pembangunan ‘Konawe Bersahaja’ 2025–2030 Bebas Narkoba
“Menyegarkan kembali ingatan kita atas prestasi dan keberhasilan yang telah kita raih, mencermati sisi-sisi lemah dan kekurangan yang telah terjadi, kemudian menjadikan titik star untuk membulatkan tekat bersama merancang formula masa depan,” kata mantan Ketua DPRD Konawe itu.
Berlandaskan hal itu, dirinya bersama Bupati membuat grand strategy pembangunan Konawe dalam lima tahun kedepan ke dalam konsep gerbang membangun masyarakat sejahtera, berkelanjutan dan berdaya saing (Gemilang), dengan harapan konsep Gemilang ini difokuskan pada pelayanan masyarakat Konawe.
“Saya berharap, kita semua dapat bekerja sama untuk mensukseskan pembangunan Konawe. Semoga kami dapat membawa kegemilangan bagi tanah leluhur yang kita cinta ini, sekarang dan pada masa yang akan datang,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Wabup juga mengingatkan kepada masyarakat yang memiliki hak pilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 untuk menyalurkan hak pilihnya pada pemilihan Presiden (Pilpres) Pemilihan Legislatif (Pileg) dan DPD. Agar memilih wakil-wakil rakyat yang nantinya mampu menyuarakan aspirasi masyarakat untuk pembangunan Konawe ke depannya.











