Reporter: Ruslan
Editor : Kang Upi
KENDARI – Puskesmas Mokoau membuka pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi jamaah shalat jumat di masjid Al-Mujahirin, Jalan Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Jumat (26/4/2019).
Kepala Dinas Kesehatan, drg. Rahminingrum mengatakan, pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat ini merupakan program serentak bertajuk ‘Ayo Jumat Tensi’ yang merupakan inovasi Puskesmas di Kota Kendari.
Menurutnya, program ini dilaksanakan untuk melihat kondisi kesehatan masyarakat, khususnya yang memiliki potensi penyakit tidak menular, seperti penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi dan penyakit lainnya.
“Kami mengadakan kegiatan di hari jumat karena masyarakat berkumpul untuk menunaikan ibadah shalat Jumat berjamaah. Jadi kita memanfaatkan momen ini,” ungkapnya kepada mediakendari.com
Rahminingrum juga menjelaskan, bahwa sebagai besar masyarakat di Kota Kendari tidak menyadari bahwa dirinya hipertensi. Kalaupun mereka tahu, baru sebagian besar yang sudah berobat secara teratur.
“Jadi program gerakan serentak Jumat Ayo Tensi ini merupakan hal baru. Hampir disemua Puskesmas di Kota Kendari mengadakan kegiatan ini dan hampir di tiap masjid besar yang ada di wilayah kerja Puskemas menjalankan program tersebut,” kata dia.
Baca Juga :
- Sosialisasi Edukasi Gizi dan PHBS di Kecamatan Uepai: Langkah Nyata Menuju Masyarakat Sehat dan Cerdas
- Evaluasi Rapat SPPG Konawe: Novri al Ikmansya Tekankan Pentingnya SOP untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan
- HUT Korpri ke-54, Polda Sultra Tebar Manfaat Lewat Pengobatan dan Kacamata Gratis
- Utang Menggunung, Obat Menghilang: RSUD Bintang Lima Konawe Terancam Lumpuh
- Bakti Kemanusiaan Warnai HUT Korpri, Polda Sultra Turun ke Bungkutoko dan Lepo-lepo
- Semangat Sehat Tanpa Batas! Kemenkum Sultra Ikut Gebyar IPPAT Runiversary 2025
Sementara itu, Kepala puskesmas Mokoau, Asmawati SKM mengungkapkan jika program tersebut merupakan agena rutin berupa pemeriksaan kesehatan secara gratis.
“Harapan kami dengan pemeriksaan secara gratis dapat menurunkan kasus penyakit tidak menular,” ungkapnya.
Ia juga menuturkan jika pihaknya membentuk tim untuk disebar dibeberapa masjid, untuk memberikan pemeriksakan kesehatan bagi masyarakat, sebelum shalat atau sesudah shalat Jumat.
“Jadi ini hanya pemeriksaan saja bukan pengobatan,” tutupnya. (A)











