Reporter : Kardin
Editor : Kang Upi
MUNA – Bupati Muna Barat (Mubar), LM Rajiun Tumada mengaku dirinya tidak mendapatkan undangan untuk menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Muna ke 60.
Peringatan HUT Kabupaten Muna ini sendiri telah dilaksanakan dengan gelaran upacara peringatan resmi yang dilaksanakan Pemerintah Daerah (Pemda) Muna, Kamis (4/7/2019) di Alun-Alun Kota Raha.
Atas tidak diundangnya pada momen tersebut, Rajiun mengungkapkan jika seluruh Kepulaun Muna merupakan bagian dari sejarah yang tidak bisa dipisahkan.
BACA JUGA :
- Nur Alam Gelar Buka Puasa Bersama Santri dan Anak Yatim di Masjid Al Alam Kendari
- Polemik Dugaan Tambang Nikel Ilegal di Konut, Status Hukum Anton Timbang Jadi Sorotan
- Siswa SIP Angkatan 55 Polda Sultra Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Al-Ikhlas Baruga
- Kapolda Sultra Salurkan Zakat Fitrah kepada 159 Penerima Jelang Idulfitri
- Kapolda Sultra Pantau Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Amolengo dan Torobulu
- Indomie Berangkatkan 11.300 Pemudik Mitra Warmindo Lewat Program Mudik Bersama 2026
Ia sendiri menduga, dirinya tak diundangnya karena dikaitkan dengan persoalan politik, yang seharusnya tidak boleh. Pasalnya, momen HUT merupakan soal pemerintahan dan bukan urusan politik.
“Kita kan lahir dari rohnya Kabupaten Muna ini. Jadi jangan dianggap sebagai milik sendiri Kabupaten Muna ini. Tidak diundang kita,” tutur Rajiun pada kegiatan Halal Bi Halal di Jalan Agus Salim, Kelurahan Laende, Kabupaten Muna, pada Kamis malam (4/7/2019).
Ia juga menepis adanya kabar bahwa Pemerintah Kabupaten Mubar telah mendapat undangan dari Pemda Muna untuk menghadiri HUT Kabupaten Muna ke 60.
“Kalau ada undangan kita pasti hadir, tapi kan kita tidak diundang. Kalau jiwa nasionalisme harus undang Buton Utara dan Muna Barat. Jangan sebar informasi yang tidak jelas, padahal dua tahun lalu kita diundang,” jelasnya.
Untuk diketahui, pada HUT Kabupaten Muna Ke 60 yang dilaksanakan di alun-alun Kota Raha itu, turut hadir dan menjadi tamu khusus pada perayaan tersebut yakni Bupati Buton Tengah, Samahuddin beserta jajarannya. (A)











