Reporter : Kardin
Editor : Kang Upik
KENDARI – Guna mendekatkan mahasiswa dan kampus, Rektor Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), Prof Andi Bahrun tengah membangun Rumah Susun (Rusun) untuk mahasiswanya.
Rusun mahasiswa tersebut rencananya akan dibangun tiga lantai dan menampung sekitar seratusan mahasiswa dengan kapasitas 60 kamar serta dilengkapi berbagai fasilitasnya.
“Di situ juga nanti ada kantor pengelolanya juga ada aula untuk pembinaan mahasiswa di Rusun,” jelas Andi Bahrun, di ruang kerjanya, Selasa (30/7/2019).
Untuk pengelolaan Rusun mahasiswa tersebut kata Andi Bahrun, pihaknya akan mengelola dengan berbasis religius dan berwawasan global.
“Pengelolaannya nanti itu ada aspek religinya, aspek kewirausahaannya, aspek globalnya serta aspek bahasa asing. Disana kita akan bina nanti,” urainya.
BACA JUGA :
- GERAK-SULTRA Bakal Kawal Penertiban Aset Pemprov Sultra, 800 Temuan BPK RI Jangan Dibiarkan Mengendap
- HMI Untuk Bangsa atau Sekedar Untuk Gerbong?
- Kapolda Sultra Buka Ruang Kritik Pers, Dorong Pemberitaan Akurat untuk Jaga Kamtibmas
- Direktur Penyidikan Jampidsus Dikonfirmasi Penindakan Hukum Terkait Sanksi Satgas PKH Rp2,19 Triliun terhadap Istri Gubernur Sultra ASR Belum Merespons
- Perubahan APBD 2026 Sultra Fokus Perkuat Pelayanan Dasar dan Pembangunan Daerah
- Kejati Sultra Akui Geledah Rumah Direktur PT WNN Hasil Tambang Nikel di Kolaka, LMP Desak Bongkar Hasil Penyitaan
Sementara, untuk kriteria mahasiswa yang akan menempati Rusun tersebut jelas Andi Bahrun, seperti mahasiswa kurang mampu secara ekonomi serta yang berprestasi.
“Bisa juga pengurus lembaga, tapi tidak semua. Tentu kita akan bicarakan mana yang layak. Yang jelasnya ada kriteria,” jelas Andi Bahrun.
Ia juga mengungkapkan, untuk anggaran pembangun Rusun mahasiswa itu yakni sekitar Rp 19 miliar dan rencananya selesai tepat waktu pada akhir tahun 2019.
“Sesuai jadwal, Desember nanti Rusun itu sudah selesai. Jadi sudah bisa digunakan di tahun 2020 nanti,” pungkasnya. (A)











