Reporter: Rahmat R
Editor: La Ode Adnan Irham
JAKARTA – Dukungan untuk salah satu putera terbaik Sulawesi Tenggara (Sulta), Laode Ida dimasukkan dalam kabinet Joko Widodo-Makruf Amin juga datang dari Relawan Nasional Anoa. Setelah sebelumnya didukung Barisan Muda Pemerhati Pendidikan.
Ketua Relawan Nasional Anoa (Aliansi Jokowi Ma’aruf Amin), Laode Asis Bonea mengatakan, Laode Ida adalah tokoh yang memiliki kemampuan dan karir politik yang hebat di pusat.
Saat ditemui di Jakarta, Laode Asis Bonea, Provinsi Sultra berdiri pada tahun 1963 lalu. Sejak terbentuknya hingga saat ini belum ada seorangpun putra maupun putri dari dari Sultra yang menduduki jabatan menteri.
Ia meminta, agar masa kepemimpinan Jokowi-Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 bisa mengambil keterwakilan Sultra untuk kursi menteri.
“Sebagai warga Sultra, sudah saatnya kita mendesak pemerintah pusat bahwa Sultra memiliki putra dan putri terbaik yang punya kapasitas dan kemampuan untuk menjadi seorang menteri,” jelasnya, Sabtu malam (12/10/2019).
Asis menyebutkan, La Ode Ida memiliki kriteria menjadi menteri. Baik dari segi akademis yang pernah menjadi doaen di perguruan tinggi ternama, maupun politis yang tidak perlu diragukan.
“Sementara jika dilihat dari segi politik, La Ode Ida meniti karir politik dari dasar hingga kemudian menjadi seorang politisi. Di senayan, La Ode Ida juga pernah menjadi senator wakil ketua DPD RI selama 10 tahun,” sambungnya
Apa yang dilalui Laode Ida dalam berkarir sudah sepantasnya masuk dalam kebinet kerja dalam kepemimpinan Presiden Jokowi diperiode keduanya ini.
- 29 Eks Kepsek Konawe Laporkan Dugaan Maladministrasi Mutasi ke Ombudsman Sultra
- Hadiri HUT ke-66 Konawe, Gubernur Sultra Tekankan Persatuan dan Pembangunan Berkelanjutan
- 50 Operator SPBU Sulselbar Ikuti Upskilling Pertamina untuk Perkuat Layanan
- Polda Sultra Musnahkan 6,2 Kg Sabu dan 958 Gram Ganja
- Jelang Idulfitri, Gubernur Sultra Turun Langsung Pantau Harga dan Distribusi Pangan
- Satu Tahun Pimpin Kendari, Siska–Sudirman Paparkan Capaian Pembangunan
“Itu semua bukan sebuah pekerjaan ringan, dan dia sukses menjalankan hal itu. Sekarang di komisioner Ombudsman (RI) dia lebih aktif dan banyak hal yang sudah diselesaikan oleh beliau,” tandasnya. (B)











