Redaksi
KENDARI – Sebanyak enam makam bangsawan Konawe akan direvitalisasi, dan dilakukan penataan. Rencana ini akan dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe di tahun 2019.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dikbud Kabupaten Konawe, Tira Liambo menjelaskan, pihaknya telah menganggarkan dari APBD untuk revitalisasi enam kuburan itu sebesar Rp 1,2 Miliar.
“Kita revitalisasi dengan cara kita kembalikan bentuk kuburan aslinya, apakah menumpuk batu atau seharusnya bagaimana, jadi bukan mengubahnya menjadi kuburan modern,” kata Tira Liambo pada MEDIAKENDARI.com, Selasa (19/11/2019).
BACA JUGA:
- Luar Biasa! Sultra Dipilih Jadi Percontohan Nasional KUHP-KUHAP Baru, Wakajagung, Wakapolri & Waka MA Kompak Puji Polda-Kejati-PT Sultra
- COUNTDOWN! Sisa 6 Hari Lagi, INFORMA Living Plaza Kendari Kasih Cashback 10%, Jangan Sampai Ketinggalan!
- Promo Spektakuler INFORMA Kendari: Hadirkan Nyaman di Setiap Ruang, Ada Rak WALLY Hingga Kursi Ergonomis G NEO MJOLNIR
Dijelaskannya, dari enam makam yang tengah akan direvitalisasi tersebut, tiga diantaranya yakni makam Buburanda di Kecamatan Latoma dan Tutuwi Motaha di Kecamatan Anggaberi, serta makam Watukila di Kecamatan Tongauna.
“Untuk revitalisasi sudah sedang diakukan, bahkan sudah ada yang mencapai 90 persen proses revitalisasi, sedangkan lainnya baru sekitar 30 – 40 persen,” tambahnya.
Tira juga menjelaskan, revitalisasi ini merupakan program yang diarahkan langsung Bupati dan Wakil Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa dan Gusli Topan Sabara, sebagai bentuk penghargaan bagi para bangsawan terdahulu.
“Karena kalau tidak ada progam revitalisasi ini, maka makam itu seperti tidak nampak, bahkan lebih nampak anak cucu almarhum, makanya kita gelontorkan program ini,” pungkasnya.











