oleh

Selama Ramadan dan Idul Fitri, Layanan Internet Telkomsel Naik 22 Persen

Reporter: Ferito Julyadi

KENDARI – Telkomsel mencatatkan kenaikan penggunaan layanan internet di momen Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 1441 Hijriah. Hal itu disinyalir akibat masyarakat melakukan silaturahmi virtual selama momen lebaran.

Berdasarkan data yang dirilis, pemanfaatan layanan berbasis data internet mencapai angka tertinggi yakni 26,7 petabyte, atau meningkat sebesar 22,8 persen jika dibandingkan hari normal di tahun 2020.

Pramuka

“Sepanjang momen Ramadan dan Idul Fitritahun ini, secara persentase, wilayah operasional Telkomsel di Sumatera Bagian Selatan, Sumatera Bagian Utara, dan Jawa Barat mengalami peningkatan penggunaan layanan data, dengan pertumbuhan tertinggi sekitar 35 persen dibandingkan hari normal,” ujar Direktur Utama (Dirut) Telkomsel, Setyanto Hantoro dalam rilis yang diterima MEDIAKENDARI.com, Kamis 28 Mei 2020.

Menurutnya, kenaikan ini imbas imbauan Pemerintah RI agar masyarakat menunda mudik hari raya Idul Fitri tahun ini untuk memutus penyebaran covid-19 di Indonesia.

Salah satu yang tertinggi yakni trafik layanan data di Jabodetabek yang melonjak sekitar 60,9 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. Di sejumlah wilayah seperti Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur yang biasanya menjadi destinasi utama mudik dan paling banyak menerima kedatangan pelanggan dari wilayah lainnya pada periode RAFI, di masa pandemi ini mengalami penurunan kedatangan pelanggan sebesar -83 persen untuk wilayah Jawa Tengah, -77 persen untuk Jawa Barat, dan -83 persen  untuk Jawa Timur.

Pada hari Raya Idul Fitri 2020 lalu, pelanggan Telkomsel juga lebih banyak memanfaatkan layanan komunikasi berbasis data sebagai sarana silaturahmi virtual sehingga mengalami kenaikan sebesar 75,4 persen. Sedangkan layanan video streaming naik 13,8 persen dan mobile gaming naik 83,7 persen, dimana layanan ini banyak dimanfaatkan pelanggan untuk mengisi waktu beraktivitas dan bersilaturahmi di rumah selama lebaran.

Telkomsel juga mencatat, selama momen RAFI 2020 ini lima aplikasi berbasis digital yang paling banyak diakses pelanggan (secara berurutan) antara lain Youtube, Facebook, Whatsapp, Instagram dan Google Service. Platform media sosial sendiri secara keseluruhan menjadi layanan berbasis data yang paling sering diakses oleh pelanggan, dengan proporsi 30,8 persen dari total jenis layanan data yang diakses selama momen RAFI 2020.

Di sisi lain, layanan suara dan SMS mengalami penurunan trafik jika dibandingkan dengan hari normal. Trafik layanan suara turun sebesar -0,9 peresen menjadi 1,1 Miliar Menit, sedangkan trafik layanan SMS turun -12,1 persen menjadi 495 juta SMS.

“Penurunan trafik pada layanan legacy ini terjadi akibat semakin kuatnya adopsi masyarakat dalam pemanfaatan layanan broadband dan digital, khususnya dalam berdaptasi dengan gaya hidup baru untuk mendukung produktivitas saat beraktivitas di rumah selama pandemi COVID-19 saat ini”, ungkapnya.

Terkini