oleh

Sepi Pengunjung dan Pedagang, Pemkot Kendari Rencanakan Penataan Ulang Pasar Baru

-NEWS-314 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Pasar Sentral Wuawua atau yang biasa dikenal sebagai pasar baru dari hari ke hari semakin sepi pengunjung yang berdampak pada berkurangnya pedagang yang menggunakan pasar tersebut.

Oleh karena itu Pemerintah Kota(Pemkot) Kendari akan mengupayakan kebangkitan pasar ini seperti halnya yang terjadi pada tahun 1990an.

Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengatakan pihak Pemkot akan memfungsikan dan menata kembali pasar baru agar bisa kembali pada masa kejayaan seperti yang terjadi pada tahun 1990an

“Saya tahu pasar baru ini sangatlah terkenal ditahun itu, dan akan ada langkah pemerintah sehingga pemerintah kota bersama DPRD kota Kendari meminta dukungan seluruh warga terkhusus pedagang yang memiliki kios atau loss di pasar baru untuk membicarakan bagaimana mengembalikan masa kejayaan tersebut,” ungkap Pj Wali Kota Kendari saat mengunjungi Pasar Baru, Senin (7/11/2022).

Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini juga memohon dukungan dan kerjasama dari seluruh warga demi terwujudnya pengembangan pasar baru ini.

“Khususnya pedagang yang telah memiliki kios atau los di Pasar Baru untuk duduk bersama dan merembukkan langkah taktik yang akan ditempuh untuk mengembalikan kejayaan Pasar Baru,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan dan UMKM Kota Kendari Alda Kesutan Lapae menyampaikan hal senada dengan Pj Walikota Kendari bahwa perlu diundang semua pemilik los atau kios yang ada di pasar sentral Wua Wua tersebut untuk membicarakan hal tersebut.

“Untuk didudukan dan direncanakan apa keinginan para pedagang ini, karena tempat ini dalam waktu dekat sudah harus difungsikan kembali sebagai pasar yang menjadi harapan masyarakat,” ujarnya.

Dia menambahkan Pasar Sentral Wua-Wua saat ini masih dalam pengawasan Dinas Perdagangan dan UMKM Kota Kendari.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari Rizki Brilian Pagala yang turut hadir dalam kunjungan tersebut mengaku perlu adanya pembenahan dari bangunan pasar baru ini terutama fasad yang menjadi sirkulasi udara dalam pasar.

“Sirkulasi udara tidak lancar apalagi dilantai dua. Bagaimana pengunjung mau betah datang beberlanja kalau berkeringat,” ungkapnya.

Selain pembenahan infrastruktur, Rizki menyampaikan Pemkot Kendari juga sudah berkomitmen untuk mengatur ulang zonasi pedagang agar diletakkan sesuai lokasi penjualannya.

“Termasuk pedagang Pasar Panjang yang bisa ditampung di sini (Pasar Baru), bahkan  lahan yang di belakang rencananya digunakan sebagai lahan parkir, kami berjanji akan mendukung kinerja Pj Wali Kota untuk menghadirkan pelayanan yang baik untuk masyarakat,” tegasnya.

Salah satu pedagang mengadu kepada Pemkot dan DPRD Kendari, mengatakan kondisi pasar baru yang sepi disebabkan oleh banyaknya pasar ilegal yang menjamur di Kota Kendari.

Untuk itu, ia meminta perhatian serius dari Pemkot Kendari untuk menangani masalah tersebut, mengingat Pasar Baru sudah menjadi tempatnya memenuhi kebutuhan hidup dengan berdagang.

“Mohon perhatiannya pak wali, posisi kami ini terhimpit, ada Pasar Panjang, 200 meter dari sini ada Lippo Plaza, di belakang sana juga 500 meter dari sini lagi dibangun pusat perbelanjaan modern lainnya, yah setidaknya disini juga bisa tetap ramai pembeli,” tutupnya.

Dalam kunjungan ini, Asmawa Tosepu didampingi oleh direktur utama Perumda Pasar Kota Kendari, Kepala Dinas Perdagangan dan UMKM, Ketua DPRD Kota Kendari dan jajaran komisi II DPRD Kota Kendari.

Reporter: Dila Aidzin