Reporter : Erwino
Editor : Wiwid Abid Abadi
RAHA – Laode Yusuf Abadi, atlet pencak silat Kabupaten Muna, sukses menjadi salah satu perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang bakal digelar di Semarang, Jawa Tengah, pada 25 – 31 Agustus 2019 mendatang.
Siswa kelas III SMP Negeri 2 Raha itu dipercaya untuk mengharumkan nama daerah dikancah nasional setelah berturut-turut menjuarai laga dari tingkat sekolah, Kabupaten dan Provinsi, beberapa waktu lalu.
Makanya, saat ini, ia tengah mempersiapkan diri dengan giat berlatih agar sukses meraih juara. Apalagi didukung penuh oleh kerabat dan keluarganya, anak pasangan Dahar Joyo dan Waode N Suriati itu kian semangat untuk berkompetisi.
BACA JUGA :
- Nur Alam Gelar Buka Puasa Bersama Santri dan Anak Yatim di Masjid Al Alam Kendari
- Polemik Dugaan Tambang Nikel Ilegal di Konut, Status Hukum Anton Timbang Jadi Sorotan
- Siswa SIP Angkatan 55 Polda Sultra Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Al-Ikhlas Baruga
- Kapolda Sultra Salurkan Zakat Fitrah kepada 159 Penerima Jelang Idulfitri
- Kapolda Sultra Pantau Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Amolengo dan Torobulu
- Indomie Berangkatkan 11.300 Pemudik Mitra Warmindo Lewat Program Mudik Bersama 2026
“Insha Allah saya akan berusaha sebaik mungkin demi mengharumkan nama keluarga, sekolah dan daerah,” katanya, Rabu (21/8).
Kesuksesan Yusuf tak luput dari peran seorang pelatih pencak silat Muna, bernama Ridwan, yang selalu mendampingi dan memberi bimbingan.
Kepada mediakendari.com, Ridwan, mengatakan bahwa lawan-lawan yang akan dihadapi nantinya cukup berat. Meski begitu, pihaknya tetap optimis untuk bisa menang. Segala persiapan telah dilakukan, begitu juga dengan jadwal latihan yang diperpadat.
“Latihan giat terus dilakukan. Waktunya dibagi dari sore sampai malam,” ujar Ridwan.
Hubungan Ridwan dan Yusuf bukan hanya sebatas pelatih dan atlet. Ridwan juga merupakan guru yusuf di Sekolah yang mengajarkan mata pelajaran PKN. Sehingga, kekompakan antara mereka selalu terjalin. Dengan begitu, hasil yang memuaskan menjadi harapan terbesar keduanya demi nama baik sekolah dan daerah.
“Semoga kita bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” tandasnya. (B)











