KENDARI, MEDIAKENDARI.com – Sekolah Sepak Bola (SSB) asal Kabupaten Muna tampil gemilang dan sukses mewarnai ajang CISC Kendari Cup 1 dengan memboyong tiga piala dari berbagai kategori usia.
Turnamen sepak bola usia dini bergengsi yang digelar oleh Chelsea Indonesia Supporter Club Kendari tersebut resmi ditutup pada Minggu (21/12/2025) di Kota Kendari.
Ajang yang berlangsung selama enam hari, sejak 16 hingga 21 Desember 2025 ini, diikuti oleh sedikitnya 154 tim SSB dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah.
Dari persaingan ketat tersebut, kontingen SSB asal Kabupaten Muna tampil dominan dan keluar sebagai salah satu kontingen paling sukses dengan koleksi tiga trofi.
Pada kategori usia U10, SSB Latowua Tongkuno Muna berhasil keluar sebagai juara pertama setelah melalui laga final yang berlangsung sengit. Mereka menundukkan Inowa Puriala lewat drama adu penalti dengan skor 5–4. Sementara posisi ketiga diraih oleh Labibia A.
Prestasi SSB Muna kembali berlanjut di kategori U14. Latowua Tongkuno Muna kembali menunjukkan kualitas permainan dengan meraih gelar juara pertama usai mengalahkan Wesalo Koltim melalui adu penalti. Labibia Kendari harus puas menempati posisi ketiga pada kategori ini.
Sementara itu, di kelompok usia U12, Anoa A Kendari keluar sebagai juara pertama, disusul Garuda Barometera di posisi kedua, dan Latowua Tongkuno Muna kembali naik podium dengan menempati peringkat ketiga, sekaligus melengkapi raihan tiga piala untuk kontingen Muna.
Ketua Panitia CISC Cup 1, Akbar Djufri, mengaku bangga dengan kualitas permainan yang ditampilkan para peserta, khususnya tim-tim dari luar Kota Kendari yang tampil disiplin dan penuh semangat sportivitas.
“Animo peserta luar biasa, ada 154 tim yang bertanding. Kami melihat banyak bibit unggul masa depan sepak bola Sulawesi Tenggara lahir dari turnamen ini, termasuk dari SSB asal Muna yang tampil sangat solid,” ungkapnya.
Keberhasilan SSB Muna memboyong tiga piala tersebut disambut haru oleh para orang tua pemain dan ofisial tim. Mereka berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus mendukung pembinaan sepak bola usia dini, terutama dalam penyediaan sarana dan prasarana olahraga.
Panitia penyelenggara pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas partisipasi dan semangat kompetisi yang ditunjukkan selama turnamen berlangsung.
“Alhamdulillah, CISC Kendari Cup 1 berjalan sukses, lancar, dan tanpa kendala berarti. Selamat kepada SSB asal Muna yang berhasil membuktikan kualitasnya.
Semoga turnamen ini menjadi agenda rutin dalam mendukung pembinaan atlet usia dini di daerah,” pungkas Akbar.
Keberhasilan CISC Kendari Cup 1 diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan untuk semakin serius memperhatikan pembinaan sepak bola usia dini di setiap kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara. (C)
Laporan: Ahmad Mubarak











