Reporter : Taswin Tahang
Editor: Taya
KENDARI – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Enam Enam (STIE 66) Kendari akan mengubah status dari binaan ke madya.
Perubahan status ini untuk menjadi perguruan tinggi yang maju dan mandiri di kawasan Asia Tenggara pada 2030.
Ketua STIE 66, Bahtiar Abbas mengungkapkan dalam mencapai status madya tersebut, pihaknya akan melakukan beberapa pengembangan pada beberapa aspek seperti pendidikan dan pengajaran, peningkatan kerja sama baik lokal maupun nasional dalam aspek penilitian, pengabdian masyarakat serta tata kelola perguruan tinggi.
Baca Juga :
- GEMARI-SULTRA Desak Polda Periksa Dirut CV Bombana Maju Makmur, Soroti Aktivitas Tambang dan RKAB
- Kamar Auto Tenang! Informa Kendari Kasih Cashback Hingga Rp 9 Juta tambah Diskon 10 Persen Hingga 30 September
- Informa Kendari Tebar Promo Besar-Besaran, Cashback Hingga Rp 9 Juta Untuk Furniture Kamar Tidur
- BAHAYA! Truk Bahan Curah Bebas Masuk Kapal Ferry Kendari-Konkep, JPKP Nasional Ancam Lapor Kemenhub
- Pecah Telor Mafia Tanah! Bos Baru BPN Sultra Sowan ke Polda, Sinyal Perang Terhadap Sengketa Lahan
- Polda Sultra gelar Syukuran 30 Tahun Mengabdi Untuk Masyarakat Sulawesi Tenggara
“Pada tahun depan akan ada 10 tenaga pendidik dari guru besar yang akan menjadi tenaga pendidik,”katanya. saat ditemui MEDIAKENDARI.com, Rabu (4/12/2019).
Bahtiar berharap peralihan status ini nantinya dapat membuat STIE 66 akan lebih diminati masyarakat khususnya masyarakat yang berdomisili di Sulawesi Tenggara.
“Untuk tahun ini jumlah mahasiswa sekitar 1200 orang yang tersebar pada pendidikan S1 akutansi, S1 Manajemen, dan magister manajemen,” tutunya. (b)











