Reporter : Kardin
Editor : Def
KENDARI – Serikat Tani Nasional (STN) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyayangkan sikap Gubernur Sultra, Ali Mazi yang tidak kunjung menemui masyarakat Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) dalam aksi pencabutan IUP tambang.
Baca Juga :
- Peserta Mudik Gratis di Kendari Mengaku Dimintai Rp12 Ribu, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Mayat Perempuan Ditemukan di Kawasan Eks MTQ Kendari, Polisi Selidiki Kasus
- Berangkat ke Kampus, Mahasiswi IAIN Kendari Dilaporkan Hilang
- PNS di Bombana Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya
- Ditemukan Bersama Motornya, Pria Tewas di Kolong Jembatan
- Tragedi Laka Lantas di Kendari, Anak Perempuan Tewas Tertabrak Kendaraan Misterius
Ketua STN Sultra, Ashudin menuturkan, kekerasan hati Ali Mazi yang tidak pernah menemui masyarakat Konkep menunjukan ketidak berpihakannya terhadap tuntutan masyarakat Wawonii terkait pencabutan 15 IUP tambang.
“Ini bukanlah akhir perjuangan masyarakat Wawonii, sepanjang semua IUP di Konkep belum dicabut,” tegasnya.
Ashuddin juga memberi apresiasi kepada Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas yang mau menemui massa aksi serta memberi semangat terhadap kelanjutan perjuangan masyarakat Wawonii.
“Aksi heroik Lukman Abunawas hari ini patut kita apresiasi yang sudah memberi semangat luar biasa demi kelanjutan perjuangan,” tuturnya.
Untuk diketahui, Serikat Tani Nasional sendiri merupakan organisasi yang terlibat langsung dalam Front Rakyat Sultra Bela Wawonii (FRSBW) guna pencabutan seluruh IUP di Konkep. (A)











