Editor: Kang Upik
KENDARI – Bupati Konawe Utara (Konut) Ruksamin mengapresiasi penyelenggaraan Kemah Eksekutif yang digelar Pengurus Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Sulawesi Tenggara.
Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan ini memiliki tujuan positif untuk membangun dan meningkatkan silaturahmi antar kepala daerah.
“Saya rasa ini sangat positif untuk meningkatkan silaturahmi antar Kepala Daerah, untuk itu saya meminta Gubernur Sultra, Ali Mazi selaku Mabida untuk menyelenggarakan kegiatan ini setiap tahun,” papar Ruksamin, Jumat (6/9/2019).
Ia juga menjelaskan, bukti jika kegiatan ini cukup positif untuk dilaksanakan secara rutin, adalah adanya dukungan Kepala Pramuka Kwartir Nasional, Budi Waseso yang mengungkapkan terinspirasi menyelenggarakan Kemah Eksekutif tingkat Nasional.
“Jadi kita harus bangga, karena Kemah Eksekutif yang awalnya hanya digelar di Sultra, bakal menjadi agenda Nasional,” tambahnya.
Orang nomor satu di Bumi Oheo ini juga menjelaskan, bahwa menyatukan para kepala daerah di satu waktu dan tempat cukup sulit, karena kesibukan masing-masing.
BACA JUGA:
- Bidang Politik DPP LAT Sultra Desak DPR RI, Gunakan Hak Angket, Gibran Sudah Tidak Lagi Memenuhi Syarat Jadi Wapres
- LIRA Sultra Desak Gakkum Beri Sanksi Pidana PT Sambas Atas Dugaan Perambahan Hutan Mangrove
- Ditresnarkoba Polda Sultra Ungkap Kasus Narkotika Lintas Provinsi, 6 Tersangka dan 2,3 Kilogram Sabu Diamankan di Kendari
- Discover The Wild Season 3 Kembali Digelar, Hadirkan Edukasi dan Pameran Satwa di Hotel Qubah Kendari
- Luar Biasa! Sultra Dipilih Jadi Percontohan Nasional KUHP-KUHAP Baru, Wakajagung, Wakapolri & Waka MA Kompak Puji Polda-Kejati-PT Sultra
- COUNTDOWN! Sisa 6 Hari Lagi, INFORMA Living Plaza Kendari Kasih Cashback 10%, Jangan Sampai Ketinggalan!
Untuk itu, Kemah Eksekutif ini bisa jadi momen untuk saling bertemu untuk saling bertukar pikiran. Ruksamin juga menjelaskan, dalam penyelenggaraan kegiatan ini, dirinya mengikuti seluruh item kegiatan.
“Saya ikut semua item kegiatan, termasuk lomba memasak non beras, ini menarik sekali, karena yang masak adalah para kepala daerah dan seluruhnya laki-laki, ” pungkasnya.











