KENDARI, Mediakendari.com – Peraih Juara II Nasional ajang Supra Stars Indonesia 2026, Maliqa Aurora Janyqa, bersama tim dari Sanggar Tari Exist Management Sulawesi Tenggara, sukses memukau penonton saat tampil pada penutupan Workshop Seni Tari dan Seni Teater yang diselenggarakan UPTD Museum dan Taman Budaya Sulawesi Tenggara di Gedung Teater Taman Budaya, Jumat (3/7/2026).
Penampilan Maliqa bersama rekan-rekannya menjadi salah satu pertunjukan yang mencuri perhatian dalam kegiatan penutupan workshop yang telah berlangsung selama lima hari, mulai 29 Juni hingga 3 Juli 2026.
Workshop tersebut merupakan program pembinaan seni pertunjukan yang diikuti sekitar 100 peserta, terdiri dari 50 peserta seni tari dan 50 peserta seni teater yang berasal dari berbagai sanggar dan komunitas seni di Sulawesi Tenggara.

Kasubbag Tata Usaha UPTD Museum dan Taman Budaya Sultra, Dr. W. Suhida, S.Pd., M.Pd., mengatakan, hari terakhir workshop diisi dengan pementasan hasil pembelajaran para peserta selama mengikuti pelatihan.

“Selama empat hari peserta menerima materi teori sekaligus praktik, kemudian mereka menciptakan karya seni tari maupun teater dan mempersiapkannya untuk ditampilkan pada hari terakhir sebagai bentuk hasil pembelajaran,” ujarnya.
Menurut Suhida, penampilan para peserta bukan untuk diperlombakan sehingga tidak ada penentuan juara. Setiap kelompok hanya menampilkan karya terbaiknya di hadapan para pelatih dan peserta lainnya.
“Setelah pementasan, para pelatih akan melakukan evaluasi terhadap setiap kelompok sebagai bahan perbaikan sebelum mereka tampil pada kegiatan Gelar Seni Budaya, yang merupakan agenda lanjutan berskala lebih besar,” jelasnya.
Ia menambahkan, workshop tersebut merupakan bagian dari implementasi program nasional Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya yang disusun secara berjenjang.
“Tahun ini merupakan kelas dasar atau Emerging Talent. Tahun depan peserta akan mengikuti kelas lanjutan, kemudian tingkat pengembangan (advance), hingga kelas maestro sebagai jenjang tertinggi,” katanya.
UPTD Museum dan Taman Budaya Sultra juga telah menyiapkan rangkaian workshop berikutnya. Pada 6–10 Juli 2026, instansi tersebut akan menggelar Workshop Seni Perfilman dan Workshop Seni Rupa yang juga berlangsung selama lima hari.
Kegiatan tersebut akan melibatkan siswa serta komunitas seni rupa dan perfilman di Sulawesi Tenggara sebagai bagian dari upaya pengembangan talenta seni dan budaya di daerah.(***)











