KONSEL, MEDIAKENDARI.com – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) kembali melaksanakan kegiatan penanaman jagung kuartal IV tahun 2025 yang dipusatkan di Desa Lamomea, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin L. Sengka, S.I.K., M.Si. selaku perwakilan Kapolda Sultra. Turut hadir pula Wakil Bupati Konawe Selatan H. Wahyu Ade Pratama Imran, perwakilan Forkopimda Sulawesi Tenggara, pejabat utama Polda Sultra, Camat Konda, Kepala Desa Lamomea, serta masyarakat dan kelompok tani setempat.
Dalam sambutan yang dibacakan oleh Kapolresta Kendari, disampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat pedesaan.
Polda Sultra menargetkan penanaman jagung di lahan seluas 1.814,37 hektar yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara pada periode Oktober hingga Desember 2025.
Untuk pelaksanaan penanaman serentak kuartal IV kali ini, total lahan yang ditanami mencapai 16 hektar, dengan rincian, 5 hektar lahan kelompok tani binaan Polri, 10 hektar lahan masyarakat atau swasta binaan Polri, dan 1 hektar lahan tumpang sari.
Seluruh lahan tersebut akan dikelola bersama-sama dengan harapan dapat memberikan hasil panen yang optimal serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Sejak kuartal I hingga kuartal III tahun 2025, total panen jagung dari lahan binaan Polri di seluruh Sulawesi Tenggara telah mencapai 41.156 ton. Capaian ini menjadi bukti nyata sinergi dan gotong royong antara Polri, pemerintah daerah, stakeholder terkait, serta para petani yang terus bekerja keras dengan semangat tinggi.
Melalui program ini, Polda Sultra menegaskan komitmennya tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian sebagai bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan nasional.
“Penanaman hari ini mungkin langkah kecil, tetapi dampaknya besar. Apa yang kita lakukan bersama di Desa Lamomea ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain. Semoga kerja keras kita membawa manfaat bagi masyarakat dan menjadikan Sulawesi Tenggara sebagai daerah yang kuat dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Kapolresta Kendari membacakan sambutan Kapolda Sultra.
Kegiatan penanaman jagung diakhiri dengan penanaman simbolis bersama Forkopimda Sultra dan masyarakat, yang menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dalam membangun kemandirian pangan di Bumi Anoa.
Melalui langkah ini, Polda Sultra berharap produktivitas petani di Sulawesi Tenggara semakin meningkat dan mampu berkontribusi besar dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.











