Reporter: Ruslan
Editor : Kang Upi
KENDARI – Akibat hujan lebat yang mengguyur Kota Kendari pada Minggu, (14/4/2019) sore, puluhan rumah warga di wilayah Kelurahan Lepo-lepo, terendam banjir hingga setinggi lutut orang dewasa.
Banjir terparah terpantau melanda kawasan perumahan BTN Graha Raya, Jalan Durian dan Kompleks Transito, yang merendam ratusan rumah warga.
Memantau kondisi warga yang terdampak banjir, Walikota kendari Sulkarnain Kadir turun ke lokasi perumahan yang terdampak banjir, didampingi sejumlah pimpinan OPD.
Baca Juga :
- TOK! Putusan MK : TNI Yang Lakukan Pidana Umum Tak Lagi Bisa Diadili di Peradilan Militer, Harus di Peradilan Umum
- DPC JPKP Nasional Konkep Soroti Pemadaman Listrik Berulang di Wawonii Utara : Desak PLN Beri Penjelasan
- Kejati Sultra Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Mamin Gubernur : Eks Sekda Asrun Lio dan Bendahara Biro Umum
- Golkar Konawe Buka Pintu untuk Semua Kader, Termasuk Purnama Saboli, Musda Tunggu Jadwal Resmi DPD I Golkar Sultra
- BREAKING! LIRA Sultra Minta Istri Gubernur ASR Buka Suara Soal PT TMS, Dugaan Pembiaran Denda Administratif Jadi Sorotan
- Luar Biasa! Sultra Dipilih Jadi Percontohan Nasional KUHP-KUHAP Baru, Wakajagung, Wakapolri & Waka MA Kompak Puji Polda-Kejati-PT Sultra
“Saya meminta Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Kota Kendari dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, agar segera menuntaskan masalah drainase dan sampah, sehingga banjir tidak lagi menjadi ancaman bagi masyarakat,” tegasnya pada mediakendari.com, Senin, (15/04/2019).
Untuk penanganan banjir yang merendam kawasan perumahan padat penduduk tersebut, terlihat dua alat berat diturunkan Pemkot untuk mengeruk dasar sungai dan membersihkan sampah yang terbawa banjir.
“Kita akan berusaha mengurangi banjir, agar Kota Kendari dapat mewujudkan visinya menjadi kota layak huni berbasis ekologi, informasi dan teknologi,” singkatnya. (A)











