Editor : Kang Upi
JAKARTA – Politisi Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau lebih dikenal sebagai Titiek Soeharto menegaskan, bahwa di tahun Politik ini, setiap orang harus menjaga persaudaraan, bukan malah saling tunjuk dan saling cari kesalahan.
Hal tersebut ditegaskan Titiek Soeharto untuk mengajak seluruh masyarakat Indonesia agar menjalin dan mempererat tali silaturahmi serta mengesampingkan perbedaan pilihan Politik.
“Tujuan Politik itu luhur, bukan justru jadi alat memecah belah. Islam mengajarkan kita saling memaafkan,” kata Titiek.
Putri Presiden Soeharto itu juga mengutip prinsip kearifan Suku Jawa yang menurutnya, selalu diajarkan almarhum ayahnya.
“Ayah kami, Bapak kita semua selalu menasihati, aja mung nyatur alaning liyan. Jangan hanya membicarakan kejelekan orang lain,” katanya.
Baca Juga :
- VIRAL! Karyawan PT ATS Ngamuk Tak Dikasih Makan, Singgung Anak Lokal Sengaja Dibuat Menyerah
- Masa Jabatan Berakhir, Kini Nurnining Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPD II Golkar Konawe, Siap Gelar Musda
- Dinginnya Subuh Keliling di Masjid An Nur, Kapolda dan Wakapolda Sultra : Keamanan Tak Bisa Sendiri, Butuh Warga
- AWAS SPK BODONG! Bos PT APNI Ana Shela Tiara Tegaskan: Hanya APNI Kontraktor Tunggal di IUP PT Bososi Pratama
- Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Dilaporkan ke KPK! Diduga Terima Aliran Dana Tambang Rp 2,09 Triliun PT TMS
- Subuh Berkah di Laeya: Kapolres Konsel Safari Subuh Keliling, Ajak Warga Jauhi Narkoba dan Judol
Persatuan dan persaudaraan nampaknya menjadi perhatian serius Titiek. Karena, selain dikesempatan ini, ia juga menegaskan hal tersebut saat menghadiri peringatan Isra dan Miraj bersama Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu, 16 Maret 2019 lalu.
Pada forum BKMT itu, Titiek mengajak para ibu Majelis Taklim untuk arif menyikapi suasana yang cenderung panas menjelang Pilpres. Dengan kearifan itu ia berharap hal-hal negative bisa diusir sejauh-jauhnya.
“Kita semua berharap pasca Pemilu nanti persatuan dan persaudaraan Bangsa ini bisa semakin kokoh,” ujarnya.











