KENDARI, MEDIAKENDARI.com– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi pembangunan daerah.
Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah menjalin kerja sama dengan Universitas Halu Oleo (UHO) sebagai mitra utama dalam pengembangan pendidikan, riset, dan inovasi.
Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn), Andi Sumangerukka, melakukan pertemuan dengan Rektor UHO, Prof. Armid, di Kota Kendari, Senin (18 Agustus 2025). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat melalui agenda makan siang bersama itu membahas peluang kolaborasi lintas bidang.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa pembangunan SDM Sultra tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi harus melibatkan institusi pendidikan, khususnya UHO yang menjadi universitas terbesar di Sulawesi Tenggara.
“UHO memiliki kapasitas akademik, tenaga ahli, dan jaringan riset yang bisa menjadi motor penggerak peningkatan SDM. Kami ingin UHO menjadi mitra utama Pemprov Sultra dalam menyiapkan generasi unggul,” ujar Gubernur.
Hadir mendampingi Gubernur, Ketua Tim Ahli Gubernur Purnomo Sidi, Plt. Kepala BKD Prof. Andi Khaeruni, serta Plt. Kepala Biro Adpim Andi Syahrir.
Turut hadir pula Direktur Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar. Sementara dari pihak UHO, hadir para wakil rektor, yakni Prof. Santiaji Bande (Bidang Akademik), Prof. Ida Usman (Bidang Perencanaan dan Keuangan), Dr. Herman (Bidang Kemahasiswaan dan Alumni), serta Prof. Takdir Saili (Bidang Kerja Sama). Rektor UHO, Prof. Armid, menyambut baik inisiatif Pemprov Sultra.
Ia menegaskan kesiapan UHO untuk menjadi pusat kolaborasi dalam berbagai program, mulai dari penelitian terapan, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas aparatur sipil negara (ASN), hingga pengembangan teknologi dan inovasi daerah.
“Kami siap berperan aktif mendukung visi besar Pemprov Sultra dalam membangun SDM unggul. Kampus harus hadir di tengah masyarakat, memberikan solusi nyata, dan menghasilkan lulusan yang mampu bersaing,” ungkap Rektor.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan dunia akademik.
Kolaborasi tersebut diyakini mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan Sulawesi Tenggara yang maju, mandiri, dan berdaya saing.











