Reporter : Mumun
Editor : Kang Upi
WANGGUDU – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara mendapat 186 kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di tahun 2019. Jumlah itu lebih sedikit dibanding kuota yang diusulkan Pemda Konut sebanyak 600 orang ke Kemenpan-RB.
Sekretaris Daerah (Sekda) Konut, Marthaya mengatakan, dari 186 kuota CPNS yang disiapkan, tenaga pendidikan atau guru masih mendominasi jumlahnya, disusul tenaga kesehatan dan umum.
Baca Juga :
- Perkuat Sinergi Dengan Forkopimda, Kapolda Sultra Jalin Silaturahmi ke DPRD Sultra
- Jaksa Kejari Kendari, Olyvia Rara Sampebulu dan Talenta Sitorus dapat Penghargaan dari MEK TV
- Kejari Kolut Sidik Dugaan Korupsi Bibit Kakao
- DPP LAT Sultra Gelar Rapat Evaluasi, Lukman Abunawas Arahkan Pengurus Melakukan Secara Rutin dan Menyeluruh
- Jalin Kerjasama Bantuan Hukum, Wali Kota dan Kajari Kendari Sama-Sama Teken MoU
- Penyidik Pidsus Kejari Konawe telah Periksa 18 Saksi Dugaan Korupsi Dana Insentif di Kantor Bapenda
“Kalau soal jadwalnya kapan itu Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) yang tau. Itu baru jumlah formasi yang kita diberikan. Waktunya itu menurut informasi Oktober ini dan awal November,” katanya, Senin kemarin (21/10/2019).
Mantan Kepala Dinas Kesehatan Konut ini menjelaskan, untuk penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K), belum dapat dipastikan. Karena pihaknya baru mendapatkan informasi soal kuota CPNS dari pemerintah pusat.
“Kita persilahkan untuk mendaftar kalau sudah terbuka. Dan ini terbuka untuk umum, siapa saja dan dari mana saja boleh mendaftar,” ujarnya. /B











