oleh

Wali Kota Kendari Minta Petani Kuatkan Mental

-NEWS-166 dibaca

KENDARI,MEDIAKENDARI.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari resmi membuka pelatihan petani milenial yang digelar Dinas Pertanian Kota Kendari di salah satu hotel di Kendari pada Selasa, 19 Juli 2022.

Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir mengatakan mental yang kuat para petani sangat dibutuhkan untuk membangun pertanian di Kota Kendari khususnya petani milenial. Menurutnya sebuah kesuksesan tidak akan dicapai tanpa adanya mental yang kuat.

“Terkadang kesuksesan sudah didepan mata, namun mental cepat menyerah menyebabkan usaha yang sedang dirintis ditinggalkan. Padahal belum tentu yang kita tuju nanti bisa mengantarkan kesuksesan, karena pasti kita mulai dari awal lagi,” ujarnya.

Baca Juga : Pemprov Sultra Mulai Godok Pengusulan Tiga Kada yang Segera Berakhir Masa Jabatannya

Lebih lanjut politisi PKS ini mengungkapkan sektor pertanian harus menjadi perhatian pemerintah terutama mendukung kaum milenial untuk menjadi petani sukses. Ia menambahkan pertanian merupakan salah pegangan dalam menghadapi tantangan ke depan, karena selama manusia masih hidup, pasti membutuhkan makanan.

“Kita akui masih ada paradigma masyarakat jika bertani itu kotor tidak keren, padahal dengan memanfaatkan kemajuan teknologi saat ini dengan pasar yang jelas, petani sangat menguntungkan,” jelasnya.

Ia mencontohkan saat ini terdapat sekira 40 ribuan tenaga kerja yang bekerja di Kawasan Industri Morosi yang tentunya setiap hari mereka membutuhkan makanan. Jika petani milenial Kota Kendari bisa mendukung suplay makanan untuk kawasan tersebut, itu merupakan peluang yang terbuka lebar.

“Jika petani milenial Kota Kendari siap, saya akan minta Perusda Kota Kendari untuk memfasilitasi. Saat ini Perusda sudah menandatangani kontrak dua kontainer ikan setiap bulan untuk kebutuhan di Morosi,” jelas wali kota.

Baca Juga : Pemkot Kendari Ingin IKM Digunakan Orang Terampil

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari Sahurianto Meronda menjelaskan pelatihan ini diikuti sebanyak 100 peserta perwakilan masing-masing kelurahan di Kota Kendari.

“Pelatihan ini akan dilaksanakan selama dua hari, hari ini seluruhnya di ruangan, hari kedua besok para peserta akan berkunjung ke lokasi pertanian,” tutupnya.

Ia berharap dengan pelatihan ini para peserta kembali bersemangat mengolah lahan pertaniannya sehingga lahan pertanian yang tidur di Kota Kendari bisa kembali berproduksi.

 

Reporter: Dila Aidzin