Reporter : Awal Purnawan
Editor : Taya
KENDARI – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Kendari mengalami defisit sebesar Rp. 70 Miliar pada tahun 2018. Padahal sebelumnya DPRD Kota kendari mengimbau agar Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menyelesaikan program tanpa utang.
Sesuai dengan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Kendari saat rapat paripurna DPRD Kota Kendari, Senin (8/04/2019) menyebutkan APBD Kota Kendari 2018 terdiri dari Pendapatan Daerah Kota Kendari yang terealisasi sebesar Rp. 1.232.806.862.310 yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 176.116.069.072, Dana Perimbangan sebesar Rp. 943.262.590.722 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 113.426.202.516.
Khusus realisasi belanja langsung tahun 2018, kata Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir, terdapat beberapa kegiatan fisik yang telah selesai dilaksanakan namun belum dapat dilakukan pembayaran karena keterbatasan anggaran yang dimiliki. Ia berjanji akan menutuntaskannya pada APBD-Perubahan pada 2019.
Menurut Sulkarnain, defisit itu merupakan hal yang wajar untuk Kota Kendari. Ia mengklaim sejumlah Daerah di Indonesia mengalami defisit, namun nilai dan persentasenya dikendalikan.
“Saya pikir defisit itu wajar, mengingat tahun 2018 ini Pemkot banyak menerima cobaan bagaimana menjaga stabilitas dan cobaan internal Pemerintah,” terangnya.
Terkait dengan pinjaman atau utang, kata politisi PKS ini, tergantung dari kondisi daerah, jika meminjam maka pinjaman tersebut diusahakan selesai secepat mungkin oleh periode kepemimpinan berikutnya.
“Kalau saya, 2018 ini alahamdulillah berhasil kita lewati, mengingat Pemkot Kendari sepanjang tahun 2018 melewati masa yang kritis, Pemerintah banyak menerima cobaan. Kita tahu sendiri itu,”pungkasnya.
Baca Juga :
- Polda Sultra Gelar Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H
- Berangkat ke Kampus, Mahasiswi IAIN Kendari Dilaporkan Hilang
- Polda Sultra Musnahkan 6,2 Kg Sabu dan 958 Gram Ganja
- Jelang Idulfitri, Gubernur Sultra Turun Langsung Pantau Harga dan Distribusi Pangan
- Satu Tahun Pimpin Kendari, Siska–Sudirman Paparkan Capaian Pembangunan
- IMM Kota Kendari Gelar Aksi di Polda Sultra, Desak Evaluasi Kapolres Bombana
Kata Ketua DPD PKS Kota Kendari ini, pihaknya bisa memaparkan LKPJ kepada DPRD Kota Kendari sudah termasuk dalam menyelesaikan mission imposible, terlepas dari beberapa hal yang masih kurang, tetapi itu menjadi semangat untuk Pemkot sehingga bisa dibenahi dan disempurnakan lagi pada tahun 2019 ini.
“Harapan kami, semua kalangan tetap memberikan dukungan kepada Pemkot agar apa yang telah disusun pada program 2019 bisa dicapai dengan baik,” tutupnya. (A)
.











