DAERAHKENDARIMETRO KOTAPEMERINTAHANPROV SULTRA

Warga Routa Datangi Kantor Gubernur, Tagih Janji Smelter PT SCM

2738
×

Warga Routa Datangi Kantor Gubernur, Tagih Janji Smelter PT SCM

Sebarkan artikel ini
Saat Warga Kecamatan Routa menyuarakan kegelisahan mereka terkait rencana pembangunan pabrik smelter oleh PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) yang dikabarkan batal direalisasikan.

KENDARI, MEDIAKENDARI.com – Puluhan warga Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, mendatangi Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (11/9/2025),

Hal tersebut, dalam menyuarakan kegelisahan mereka terkait rencana pembangunan pabrik smelter oleh PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) yang dikabarkan batal direalisasikan.

Warga menilai keputusan tersebut merugikan masyarakat lokal. Selama bertahun-tahun, sumber daya alam Routa telah dieksploitasi, namun manfaat yang dirasakan warga masih sangat minim.

Kehadiran smelter sebelumnya dianggap sebagai harapan besar yang bisa membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi, dan memberikan nilai tambah nyata bagi daerah.

“Kami datang karena tidak ingin hanya menjadi penonton. Routa punya sumber daya yang besar, tapi kalau smelter dibatalkan, kami hanya dapat debu dan jalan rusak. Kami ingin ada kepastian dari pemerintah,” ujar salah satu perwakilan warga.

Menanggapi aspirasi itu, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka langsung merespons di hadapan warga. Ia berjanji akan memanggil manajemen PT SCM pada Selasa (16/9) mendatang untuk meminta penjelasan sekaligus mencari solusi terbaik.

“Janji perusahaan kepada pemerintah harus sama dengan janjinya kepada masyarakat. Setiap investasi yang hadir di Sultra wajib memberi manfaat nyata bagi warga,” tegas Andi.

Sebagai informasi, PT SCM saat ini mengantongi izin usaha pertambangan (IUP) seluas 21.100 hektar di Kecamatan Routa.

Warga berharap, melalui campur tangan gubernur, pembangunan smelter tetap dilanjutkan sehingga keberadaan perusahaan benar-benar membawa berkah, bukan sekadar meninggalkan jejak eksploitasi.

 

 

You cannot copy content of this page