oleh

Wimnus Ajak Generasi Muda Sultra Jadi Wirausahawan

Reporter: Ruslan

Editor: Kang Upi

KENDARI – Wirausaha Muda Nusantara (Wimnus) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar talkshow Creative Preneur bersama generasi milenial bertajuk “Membangun Kemandirian Secara Mental Wawasan dan Keuangan”.

Talkshow yang bertempat di Gedung PKM Poltekkes Kemenkes Kendari, Rabu (16/01/2019) ini, dihari ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sultra.

Hadir sebagai pemateri, youtuber kondang Atta Halilintar yang berjuluk ‘King of Youtuber Asia Tenggara’ serta trainer dan motivator muda Indonesia International Vertofied Coach, Syafi’i Efendy yang juga penulis buku best seller “Better Life With a Action”.

Koordinator Panitia, Arianto mengungkap, kegiatan ini digelar untuk membuka pola pikir dari anak muda Kota Kendari, agar saat selesai menempuh pendidikan di perguruan tinggi tidak mengharapkan jadi pekerja tetapi mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

“Jadi pola pikir mereka diubah menjadi karakter yang lebih mandiri secara mental dan wawasanya,” ungkapnya kepada medikendari.com, Rabu (16/01/2019).

Talkhow bertema kewirausahaan yang diselenggarakan Wimnus di Kota Kendari ini, merupakan kegiatan yang 27 kalinya. Hal ini rutin digelar untuk melatih para generasi muda agar mempu bersaing dengan pekerja asing yang dengan mudahnya masuk ke Indonesia.

“Kami mengundang pemateri, Syafii Efendy, karena dia merupakan seorang motivator muda. Karena usianya masih muda, jiwa semangatnya mampu sampai ke mahasiswa, dalam artian kita ingin mencetak anak-anak muda yang berjiwa wirausaha agar kedepan Indonesia semakin maju,” ungkapnya.

Dikesempatan yang sama, Dirut PoltekKes Kemenkes Kendari Askrening SKM MKes mengungkapkan bahwa dirinya mengapresiasi talkshow yang dilaksanakan Wimnus di Poltekkes Kendari ini.

Kegiatan ini dinilai punya tujuan positif sehingga diminati para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

“Ini luar biasa, dapat merubah pola pikir mahasiswa bisa membuka usaha setelah selesai menempuh pendidikan di perguruan tinggi, tidak lagi berharap menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tapi mampu membuat lapangan pekerjaan,” katanya. (b)

Terkini