Editor : Kang Upi
KENDARI – Pemerintah Kota Kendari terus mendorong terwujudnya visi Kota Layak Huni (KLH) berbasis Ekologi, Informasi dan teknologi untuk menjadi kota metropolis yang modern.
Mendorong terwujudnya visi tersebut, Pemkot Kendari terus berinovasi menciptakan layanan bagi masyarakat, dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kendari, Askar Mahmud menjelaskan, perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan bagi masyarakat menjadi prioritas utama.
“Kita berharap di 2020 infrastrukur untuk peningkatan dan perbaikan layanan sudah bisa terbangun dengan dengan konsep layanan yang tidak lagi face to face,” papar Askar Mahmud pada MEDIAKENDARI.com, Rabu (13/11/2019).
Menurutnya, konsep pelayanan yang saat ini tengah dibangin infrastruktur pendukungnya, yakni layanan berbasis teknologi internet dan gawai (gadget), sehingga lebih ringkas dan cepat.
“Jadi nantinya masyarakat bisa terlayani untuk semua urusan berkaitan dengan Pemkot, itu cukup lewat gawainya, misalnya di PTSP itu semua proses perizinan cukup menggunakan gawai,” tambahnya.
Baca Juga :
- PT LAW Jadi Contoh Buruk Pemberdayaan, Cegah Konflik Antar Pengusaha Lokal
- Ampuh Sultra Harapkan Pemilik IUP Tak Salah Gunakan Kepmen ESDM 365 untuk Monopoli Jasa Pertambangan
- BULOG Cetak Rekor Sejarah, Pengadaan Beras Tembus 4 Juta Ton
- KSPM FEB UHO Gelar Webinar Nasional, Membongkar Mitos ‘Cepat Kaya’ dan Keamanan Berinvestasi di Pasar Modal Indonesia
- GERAK Sultra Bongkar Rp 9 T, Gubernur LIRA Lanjut Desak KPK Usut Dugaan Pencucian Uang Gubernur ASR
- Bobrok PT TMS Terus Terbongkar! Jual 14,4 Juta Ton Nikel di Kawasan Hutan, GERAK Sultra, Temuan BPK RI : Kerugian Negara Rp 9 T, Denda Rp 2,09 T Nunggak Rp 1,5 T
Tidak hanya dilingkup pelayanan kepada masyarakat, lanjutnya, dalam tatakelola pemerintahan di lingkup Pemkot Kendari, juga didorong untuk memanfaatkan perkembangan teknologi.
“Salah satunya yang akan diterapkan tahun 2020 itu e-planning, jadi nanti dari mulai perencanaan, pengawasan dan sebagainya itu akan cukup dilakukan melalui gawai,” pungkasnya.











