Editor : Kang Upi
KENDARI – Pemerintah Kota Kendari terus mendorong terwujudnya visi Kota Layak Huni (KLH) berbasis Ekologi, Informasi dan teknologi untuk menjadi kota metropolis yang modern.
Mendorong terwujudnya visi tersebut, Pemkot Kendari terus berinovasi menciptakan layanan bagi masyarakat, dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kendari, Askar Mahmud menjelaskan, perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan bagi masyarakat menjadi prioritas utama.
“Kita berharap di 2020 infrastrukur untuk peningkatan dan perbaikan layanan sudah bisa terbangun dengan dengan konsep layanan yang tidak lagi face to face,” papar Askar Mahmud pada MEDIAKENDARI.com, Rabu (13/11/2019).
Menurutnya, konsep pelayanan yang saat ini tengah dibangin infrastruktur pendukungnya, yakni layanan berbasis teknologi internet dan gawai (gadget), sehingga lebih ringkas dan cepat.
“Jadi nantinya masyarakat bisa terlayani untuk semua urusan berkaitan dengan Pemkot, itu cukup lewat gawainya, misalnya di PTSP itu semua proses perizinan cukup menggunakan gawai,” tambahnya.
Baca Juga :
- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan Santunan dan Pererat Toleransi di Poso
- Raih Juara Dua Nasional, Maliqa Aurora Sukses Harumkan Nama Sultra di Ajang Supra Star Indonesia 2026 di Batam
- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan Santunan bagi Anak Yatim dan Dhuafa Lintas Agama di Makassar
- Polri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Hanya Melalui Jalur Reguler Nasional, Tidak Ada Kuota Khusus maupun Titipan
- Pencemaran Industri di Morosi Rugikan Warga Hingga Rp35 Miliar
- Kajati Sultra Selesaikan Ujian Akhir Sespimti Polri, Usung Strategi Penyelesaian Perkara SDA Berbasis Pemulihan Aset
Tidak hanya dilingkup pelayanan kepada masyarakat, lanjutnya, dalam tatakelola pemerintahan di lingkup Pemkot Kendari, juga didorong untuk memanfaatkan perkembangan teknologi.
“Salah satunya yang akan diterapkan tahun 2020 itu e-planning, jadi nanti dari mulai perencanaan, pengawasan dan sebagainya itu akan cukup dilakukan melalui gawai,” pungkasnya.











