Editor : Kang Upi
KENDARI – Pemerintah Kota Kendari terus mendorong terwujudnya visi Kota Layak Huni (KLH) berbasis Ekologi, Informasi dan teknologi untuk menjadi kota metropolis yang modern.
Mendorong terwujudnya visi tersebut, Pemkot Kendari terus berinovasi menciptakan layanan bagi masyarakat, dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kendari, Askar Mahmud menjelaskan, perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan bagi masyarakat menjadi prioritas utama.
“Kita berharap di 2020 infrastrukur untuk peningkatan dan perbaikan layanan sudah bisa terbangun dengan dengan konsep layanan yang tidak lagi face to face,” papar Askar Mahmud pada MEDIAKENDARI.com, Rabu (13/11/2019).
Menurutnya, konsep pelayanan yang saat ini tengah dibangin infrastruktur pendukungnya, yakni layanan berbasis teknologi internet dan gawai (gadget), sehingga lebih ringkas dan cepat.
“Jadi nantinya masyarakat bisa terlayani untuk semua urusan berkaitan dengan Pemkot, itu cukup lewat gawainya, misalnya di PTSP itu semua proses perizinan cukup menggunakan gawai,” tambahnya.
Baca Juga :
- Jenderal Ke-4 Tumbang! Dewan Pembina MC Bareskrim Diduga Otak Penyadapan Sejak 2010, Tapi Belum Ditahan Karena Stroke
- Dua Jurnalis Kendari Dipanggil Polresta, AJI : Ini Kriminalisasi Pers, Minta Gubernur Copot Ridwan Badallah
- Wakapolda Sultra Ajak Kolaborasi Lintas Sektoral Atasi Masalah Pekerja Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran
- OPINI JAFRUN : Jokowi Datang Bukan Sebagai Presiden, Tapi Sebagai Warga Negara di Depan Hukum
- OPINI: Sepanjang Sejarah, Baru Listyo Sigit Mantan Kapolri Yang Dijerat Institusinya Sendiri
- Geger Sultra, Kapolda Himawan Bayu Aji Disorot BEM UHO, Jabatannya Pas di Masa Sadap Presiden Prabowo
Tidak hanya dilingkup pelayanan kepada masyarakat, lanjutnya, dalam tatakelola pemerintahan di lingkup Pemkot Kendari, juga didorong untuk memanfaatkan perkembangan teknologi.
“Salah satunya yang akan diterapkan tahun 2020 itu e-planning, jadi nanti dari mulai perencanaan, pengawasan dan sebagainya itu akan cukup dilakukan melalui gawai,” pungkasnya.











