Reses I Tahun 2018 DPRD Konkep Resmi Diparipurnakan

0
315
Salah Satu anggota DPRD Konkep Amran Saat Membacakan Laporan Hasil Pelaksanaan Reses
Salah satu Anggota DPRD Konkep, Amran saat membacakan Laporan Hasil Pelaksanaan Reses. (Foto: Ajad Sudrajad)
Spread the love
  • 3
    Shares

LANGARA – Reses I para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), resmi di paripurnakan, pada Kamis, (01/3/2018).

Sidang paripurna Reses I Tahun 2018 dipimpin oleh Wakil Ketua I, Abdul Rahman dari fraksi PKS dengan di dampingi Wakil Ketua II, Jaswan fraksi Demokrat, serta Sekretaris Dewan (Sekwan), Muh. Rijal.

Sidang paripurna reses I masa sidang I Tahun 2018, di hadiri 9 anggota Dewan Konkep diantaranya,  Untung Taslim fraksi Gerindra, Yasran Djamula fraksi PPP,  Muh Farid fraksi Golkar, Rudi fraksi Gerindra, Imanuddin fraksi PKB, Sahidin fraksi PKPI, Amran fraksi PKS,  Hatiga fraksi PDI-P, Kab’ah fraksi PAN.

Reses I para anggota DPRD Konkep dimulai sejak tanggal 24 hingga 28 Februari 2018, di tujuh Kelurahan dan 89 Desa, pada tujuh Kecamatan Se-Konkep.

Adapun tujuan reses para legislator Konkep tersebut guna menyerap aspirasi di tingkat masyarakat agar diakomodir dan sampaikan kepada Pemerintah Daerah setempat agar diperhatikan baik di sektor Infrastruktur, Sarana dan Prasarana, Pendidikan, Pertanian, Perikanan, Ekonomi maupun Sosial budaya.

Laporan hasil pelaksanaan reses anggota DPRD Konkep hanya diwakili satu anggota Dewan yakni Amran asal fraksi PKS, membacakan hasil serapan aspirasi masyarakat di tiga desa, antara lain Desa Dongkalaeya, Bangun Mekar dan Watuondo Kecamatan Wawonii Utara.

Amran mengungkapkan, besar harapan masyarakat tiga desa tersebut agar diperhatikan oleh Pemda Konkep, untuk dialokasikan apa yang menjadi keinginan atau harapan masyatakat.

“Misalnya Desa Dongkalaeya mengharapkan bantuan perbaikan penampungan air bersih, karena bak penampungan air yang selama ini mereka gunakan sudah jebol, jadi solusi yang dilakukan Pemerintah Desa setempat membuat penampungan yang terbuat dari tarpal, jadi baknya ditutup dengan tarpal sehingga pada saat hujan air bisa tertampung,” ungkap Amran saat membacakan laporanya.

Selain itu lanjut Amran, masyarakat Desa Dongkalaeya juga mengharapkan adanya bantuan pengadaan bibit Cengkeh, Pala dan Jati.

“Untuk di bidang ekonomi, masyarakat sangat berharap apabila ada pelatihan kewirausahaan yang dilakukan Pemda Konkep agar mereka dilibatkan, guna menambah wawasan pengetahuan dalam berwirausaha,” terangnya.

Begitu halnya Desa Bangun Mekar lanjut Amran, masyarakat mengharapkan adanya bantuan pengadaan bibit Cengkeh, Pala, Jambu Mente juga Jati.

Selain itu tambah Amran, masyarakat juga meminta kepada Pemda agar memberikan bantuan rompong, mengigat nelayan di desa tersebut mencari tangkapan ikan.

“Itu diarenakan tidak adanya rompong di lautan wilayah itu yang akhirnya nelayan desa sampai menyebrang di bagian pulau Menui yang sudah masuk areal Sulawesi Tengah,”jelasnya.

Untuk diketahui, Ketua DPRD Konkep Musdar tidak sempat hadir Sidang Paripurna Reses I dikarenakan sedang sementara Umroh di tanah suci, namun anggota DPRD lainnya belum diketahui alasan tidak hadirnya dalam paripurna yang digelar siang tadi. Seperti Ishak fraksi Demokrat, Mustaman PBB, Titin Nurbaya PAN, Harianto fraksi Hanura, Muh Rizal fraksi PPP, Isman fraksi PKB, M Yakub Rachman fraksi PKPI, dan Amir Danu fraksi Nasdem.

Reporter: Ajad Sudrajad
Editor: Kardin
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here