Reporter: Muh Ardiansyah R
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Ketua DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdurrahman Shaleh mengimbau pemilik media massa di Sultra, mendaftarkan seluruh wartawannya sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kata dia, wartawan termasuk kategori pekerja yang riskan mengalami kecelakaan saat bertugas. Wartawan yang selama ini bertugas di lapangan belum tentu mendapat perlindungan seperti jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian maupun jaminan hari tua.
“Mudah-mudahan untuk wartawan dapat masuk dalam BPJS, sampaikan kepada Direktur Utamanya untuk masukkan dalam BPJS Ketenagakerjaan ini untuk dianggarakan,” ucapnya usai mengikuti launching BPJS Ketenagakerjaan, di salah satu hotel di Kota Kendari, Selasa malam (10/12/2019).
Baca Juga :
- KSPM FEB UHO Gelar Webinar Nasional, Membongkar Mitos ‘Cepat Kaya’ dan Keamanan Berinvestasi di Pasar Modal Indonesia
- GERAK Sultra Bongkar Rp 9 T, Gubernur LIRA Lanjut Desak KPK Usut Dugaan Pencucian Uang Gubernur ASR
- Bobrok PT TMS Terus Terbongkar! Jual 14,4 Juta Ton Nikel di Kawasan Hutan, GERAK Sultra, Temuan BPK RI : Kerugian Negara Rp 9 T, Denda Rp 2,09 T Nunggak Rp 1,5 T
Lanjutnya, wartawan dan anggota dewan sama-sama memiliki resiko dan wajib dilindungi dengan jaminan sosial, karena pekerjaannya bukan pada jam-jam tertentu.
Sebelumnya Abdurrahman Shaleh menerima kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan beserta seluruh anggota DPRD se-Sultra.
“Hari ini berbahagialah kita, dan kita yang pertama dalam launching kepada anggota DPRD se Sultra dan bisa diterapkan kepada masyarakat dan terutama para pekerja,” katanya.











