Reporter : Mumun
Editor : Kang Upi
WANGGUDU – Sepertinya teka teki siapa yang akan menduduki kursi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), belum bisa terjawab jelas ke publik.
Pasalnya, jika merujuk perolehan suara hasil Pemilu, Partai Bulan Bintang (PBB) sudah pasti menduduki kursi Ketua DPRD karena menjadi peraih kursi terbanyak, yakni 7 dari 20 kursi.
Dan dari tujuh kursi PBB di parlemen Konut, peraih suara terbanyak adalah tidak lain adik bungsu Bupati Ruksamin yakni Ikbar yang saat ini menjadi Ketua DPRD Konut sementara.
Namun, di internal sendiri penentuan siapa Ketua DPRD masih sangat alot. Bahkan Ruksamin yang juga Ketua DPW PBB Sultra secara terang-terangan tidak menyetujui jika adik bungsunya itu menjadi Ketua DPRD definitif.
“Dari pertemuan semalam, dari puluhan yang hadir cuman tiga orang yang tidak setuju. Dan saya yang paling tidak setuju kalau saya punya adik jadi ketua,” kata Ruksamin saat membuka orientasi dan pembekalan CPNS bertempat di Aula Konasara, Senin (9/9/2019).
Baca Juga:
- Kapolda Sultra Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian
- Kasus Penipuan Online di Sultra Tembus 943 Perkara, Facebook Jadi Modus dan Media yang Paling Dominan
- Berhasil Kurangi Pengangguran, Lima Daerah di Sultra Raih Penghargaan dari Kemendagri
- Kolaka Terima Dua Penghargaan, Mendagri: Kalau Yang Lain Belum Dapat Saya Minta Maaf
- LPS Pastikan Dana Masyarakat Tetap Aman, Bunga Penjaminan Tak Berubah
- Polda Sultra Salurkan Ribuan Kupon Kurban, Wujud Kepedulian Sosial dan Pengabdian Polri untuk Masyarakat
Meski dirinya menolak, lanjut Ruksamin, namun karena di internal partai yang hadir pada Minggu malam (8/9/2019) lebih banyak yang menginginkannya menjadi pimpinan parlemen sehingga pihaknya bakal menurunkan tim untuk mengecek yang terjadi di lapangan.
“Lebih dari sepuluh yang hadir, makanya alot. Ok, saya bilang kita turunkan dulu tim. Karena apa, kalau pun dia jadi ketua itu karena kemampuannya bukan karena Ruksamin,” ujarnya. /B











