Reporter : Mumun
Editor : Kang Upi
WANGGUDU – Sepertinya teka teki siapa yang akan menduduki kursi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), belum bisa terjawab jelas ke publik.
Pasalnya, jika merujuk perolehan suara hasil Pemilu, Partai Bulan Bintang (PBB) sudah pasti menduduki kursi Ketua DPRD karena menjadi peraih kursi terbanyak, yakni 7 dari 20 kursi.
Dan dari tujuh kursi PBB di parlemen Konut, peraih suara terbanyak adalah tidak lain adik bungsu Bupati Ruksamin yakni Ikbar yang saat ini menjadi Ketua DPRD Konut sementara.
Namun, di internal sendiri penentuan siapa Ketua DPRD masih sangat alot. Bahkan Ruksamin yang juga Ketua DPW PBB Sultra secara terang-terangan tidak menyetujui jika adik bungsunya itu menjadi Ketua DPRD definitif.
“Dari pertemuan semalam, dari puluhan yang hadir cuman tiga orang yang tidak setuju. Dan saya yang paling tidak setuju kalau saya punya adik jadi ketua,” kata Ruksamin saat membuka orientasi dan pembekalan CPNS bertempat di Aula Konasara, Senin (9/9/2019).
Baca Juga:
- DPC JPKP Nasional Konkep Soroti Pemadaman Listrik Berulang di Wawonii Utara : Desak PLN Beri Penjelasan
- Kejati Sultra Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Mamin Gubernur : Eks Sekda Asrun Lio dan Bendahara Biro Umum
- Golkar Konawe Buka Pintu untuk Semua Kader, Termasuk Purnama Saboli, Musda Tunggu Jadwal Resmi DPD I Golkar Sultra
- BREAKING! LIRA Sultra Minta Istri Gubernur ASR Buka Suara Soal PT TMS, Dugaan Pembiaran Denda Administratif Jadi Sorotan
- Luar Biasa! Sultra Dipilih Jadi Percontohan Nasional KUHP-KUHAP Baru, Wakajagung, Wakapolri & Waka MA Kompak Puji Polda-Kejati-PT Sultra
- Audiensi Warga Amberi vs PLN Nusantara Power Tidak Temui Titik Terang, Wabup Konawe: Jika Warga Menolak, Perusahaan Harus Angkat Kaki
Meski dirinya menolak, lanjut Ruksamin, namun karena di internal partai yang hadir pada Minggu malam (8/9/2019) lebih banyak yang menginginkannya menjadi pimpinan parlemen sehingga pihaknya bakal menurunkan tim untuk mengecek yang terjadi di lapangan.
“Lebih dari sepuluh yang hadir, makanya alot. Ok, saya bilang kita turunkan dulu tim. Karena apa, kalau pun dia jadi ketua itu karena kemampuannya bukan karena Ruksamin,” ujarnya. /B











