Redaksi
KENDARI – Banjir yang merendam Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe menyisakan kerugian yang cukup banyak, karena merusak seluruh infrastruktur yang ada mulai dari fasilitas umum hingga milik warga setempat.
Berdasarkan data yang dirilis Camat Sampara, Armin Madjid sebanyak 435 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 1384 jiwa yang ada di wilayahnya, menjadi korban banjir. Dari jumlah tersebut, 16 ibu hamil, 93 ibu menyusui, 93 balita dan 119 lansia turut menjadi korban.
Untuk bangunan milik warga, banjir yang melanda wilayah tersebut selama sepekan lebih itu telah merusak 379 rumah warga. Selain itu, 5 rumah diantaranya terkena tanah longsor.
Selanjutnya, untuk fasilitas umum, banjir juga merusak satu Kantor dan Sanggar PKK Kecamatan Sampara, 4 masjid, 2 Kantor Desa dan 2 Balai Desa di Kecamatan Sampara.
Baca Juga :
- KAI Sultra Umumkan Hasil UKDPA 2026, 41 Peserta Dinyatakan Lulus Advokat
- KNPI Sultra Desak Kejagung dan Satgas PKH Transparan Soal Denda Administratif Perusahaan Nikel PT TMS di Kabaena Bombana
- Pos PJR Induk Sampara Jadi Tempat Singgah Favorit, Sopir: Pelayanan Ditlantas Sultra Nyaman dan Humanis
- Jalin Kerjasama Publikasi Jangka Panjang, Komisaris MEK TV Berikan Sertifikat Penghargaan Kepada Perwakilan Manajemen Huayou Cobalt dan Apresiasi IPIP Pomalaa sebagai Pusat Hilirisasi Baru di Sultra
- Ampuh Sultra : APH Diminta Preventif Cegah Material Ilegal di Proyek Bendungan Pelosika
- Jumat Berkah Bapenda Sultra, Bayar PKB di Samsat Drive Thru Dapat Paket Makanan Gratis
Sementara itu, untuk sarana lain yang juga turut terdampak yakni jalan aspal yang turut mengalami kerusakan, seperti 300 M di Kelurahan Sampara rusak, 512 M di Desa Polua, 523 M di Desa Rawua, dan 25 M di Desa Wwawolimbue.
Kondisi dengan kerusakan yang sama juga dialami sarana jalan desa, di Desa Bao-Bao sepanjang 575 M, Andadowi 70 M, Andpali sepanjang 325 M.











