Reporter: Taswin Tahang
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Bocah berusia tiga tahun asal Kelurahan Labibia, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, disebut meninggal dunia akibat penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Penyakit Menular dan Penyakit tidak Menular Dinas Kesehatan Kota Kendari, Samsul Bahri ketika ditemui, Selasa (5/11/2019).
“Sudah pneumonia berat. Jadi jangan diabaikan karena ispa itu bisa mengganggu pertumbuhan balita. Kemarin ada yang meninggal 1 umur 3 tahun di ICU RS, kebetulan saya pergi liat terlambat,” ungkapnya.
Lanjutnya, penyebab Ispa karena saat ini sedang musim kemarau panjang di wilayah Sultra. Ispa merupakan penyakit yang menurutnya paling ditakuti Dinkes Kendari karena dapat menyebabkan kematian.
Baca Juga :
- Kapolda Sultra Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian
- Kasus Penipuan Online di Sultra Tembus 943 Perkara, Facebook Jadi Modus dan Media yang Paling Dominan
- Berhasil Kurangi Pengangguran, Lima Daerah di Sultra Raih Penghargaan dari Kemendagri
- Kolaka Terima Dua Penghargaan, Mendagri: Kalau Yang Lain Belum Dapat Saya Minta Maaf
- LPS Pastikan Dana Masyarakat Tetap Aman, Bunga Penjaminan Tak Berubah
- Polda Sultra Salurkan Ribuan Kupon Kurban, Wujud Kepedulian Sosial dan Pengabdian Polri untuk Masyarakat
Samsul berharap masyarakat Kendari setiap aktifitasnya di luar rumah agar menggunakan masker. Tujuannya mencegah terjangkit Ispa.
Dari data Dinkes Kendari, beberapa wilayah Kota Kendari sudah masuk data pasien terjangkit Ispa, yakni Abeli 13 Orang, Nambo 21 Orang, Lepo Lepo 28 Orang dan Puwatu 54 Orang. (B)











