Reporter : Rahmat R
Editor : Wiwid Abid Abadi
KENDARI – Tanda tanya siapa yang akan menjadi Sekretaris Daerah (Sekda), Sulawesi Tenggara (Sultra) defenitif sampai detik ini masih menjadi misteri. Padahal, beberapa waktu lalu sudah ada seleksi Sekda yang dilakukan oleh Tim Panitia Seleksi (Pansel) dan melahirkan tiga nama.
Mereka adalah Nur Endang Abbas, Roni Yakub Laute dan Syafruddin.
Sayangnya, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi sampai saat ini masih belum ingin berkomentar soal jabatan Jenderal ASN di Sultra ini.
Kata orang nomor satu di Sultra ini, soal calon Sekda Sultra merupakan keputusan dari Kemendagri.
Ditanyai apakah akan ada pilihan lain tabg dilakukan pemerintah provinsi termasuk kocok ulang Sekda Sultra, ia meminta awak media untuk menanyakan hal tersebut ke Plt Direkrut Jendral (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik.
BACA JUGA :
- Berhasil Kurangi Pengangguran, Lima Daerah di Sultra Raih Penghargaan dari Kemendagri
- Kolaka Terima Dua Penghargaan, Mendagri: Kalau Yang Lain Belum Dapat Saya Minta Maaf
- Kapolda Sultra Pimpin Welcome Parade, Tekankan Soliditas dan Semangat Pengabdian Personel
- Lantik Pj Sekda Baru, Gubernur Sultra Tegaskan Penguatan Pelayanan Publik
- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Distribusikan 1000 Paket Sembako Bersubsidi untuk Warga Kendari
- Marak Pelanggaran, Koalisi LIRA – Ampuh Desak Pembekuan Perizinan PT. WIN di Konawe Selatan.
“Siapa yang bilang, tanya saja Dirjen Otda. Kocok ulang sekda, tanya saja ke Dirjen Otda, pokoknya terserah Mendagri mau apa, kita serahkan ke pusat saja,” bebernya saat di DPRD Sultra, Rabu (07/08/2019).
Kata Ali Mazi, meskipun belum ada Sekda Sultra yang defenitif. Namun roda pemerintahan di Sultra tetap berjalan sekalipun jabatan Sekda di isi oleh Penjabat.
“Jadi begini, mau Sekdanya atau pemerintahannya yang jalan. Tidak ada masalah kan jalan terus pemerintahan ini. Pembahasan semuanya jalan,” tukasnya. (B)











