Reporter: Erwino
Editor : Def
LAWORO – Pada Jumat (15/3/2019) kemarin, mungkin menjadi hari sial bagi Dirman, warga Desa Langku-langku, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra). Betapa tidak, saat sedang asyik nongkrong di Pelabuhan Fery Tondasi, tiba-tiba dirinya dikeroyok sekolompok pemuda.
Baca Juga :
- Kasus Dugaan Pelecehan di Ponpes Darul Mukhlasin, Pimpinan: Saya Siap Diproses Hukum
- SRIKANDI AMBA SULTRA Resmi Diluncurkan, Wadah Konsolidasi dan Sosialisasi Kelembagaan di Sulawesi Tenggara
- Dukung Kenyamanan Beribadah, Bank Sultra Salurkan Bantuan CSR untuk Masjid dan Pura di Muna Barat
- Tak Terima Ditegur Soal Knalpot, Pemotor di Mubar Nekat Tikam Warga
- DPRD Muna Barat Jalin Sinergi dengan Kemenkumham Sultra, Bahas Arah Pembentukan Perda Tahun 2026
- Kemenkumham Sultra Kawal Harmonisasi Raperbup Muna Barat Tentang Standar Harga Satuan 2026
Usai dikeroyok, sekolompok pemuda tersebut langsung meninggalkan Dirman. Untungnya, dirinya masih mengenali salah satu pengeroyok, yakni Agus. Tidak terima dengan pengeroyokan itu, lelaki yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh bangunan ini langsung melaporkan perbuatan Agus Cs ke Polsek Tiworo Tengah.
Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga melalui Kasat Reskrim, AKP Muhammad Ogen Sairi membenarkan kejadian itu. Kata dia, pasca menerima Laporan Dirman ke Polsek Tiworo Tengah, pihaknya langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
“Saat ini para pelaku sedang dalam pengejaran,” jelas Ogen, kepada Mediakendari.com, Sabtu (16/3/2019). (B)











