oleh

Atasi Limbah Cair, Pemda Kolut Bangun IPAL dan Septic tank

LASUSUA – Untuk mengatasi persoalan limbah rumah tangga di sejumlah Desa di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra), Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) akhirnya membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta Tangki Sebtik Kominal atau Septic tank, untuk mengelolah limbah cair yang berasal dari WC atau kamar mandi.

Kadis PU melalui Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya, Taharuddin menjelaskan, pembangunan IPAL dan Septic tank ini akan dipusatkan pada 26 Desa yang tersebar di beberapa Kecamatan di Kolut. Anggaran pembangunan ini bersumber dari dana Alokasi Dana Khusus (DAK) dalam Program Dak Infrastruktur Bidang Sanitasi tahun 2018 sebesar Rp.8 milyar. Dan untuk estimasi anggaran pembangunan IPAL dan Septic tank bervariasi mulai dari Rp250 juta hingga Rp.450 juta.

“Program ini merupakan program yang dicanangkan Presiden Jokowi melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), dimana program tersebut, mencakup seratus persen air minum, nol persen kawasan kumuh, dan seratus persen dalam bidang sanitasi, dan DAK tersebut terbagi dua yakni DAK Reguler dan DAK Penugasan. Dan untuk Kolut ada di posisi Dak reguler Zona merah dan

Kuning yaitu Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman (PPSP) dan DAK penugasan yaitu Kawasan Kumuh yang persyaratan dan prioritas,” katanya kepada Mediakendari.com, Senin (15/10/2018).

Di katakanya, sebelum pembangunan IPAL dan tangki septi komunal ini, pihaknya telah melakukan mengusulan di Kementrian pada tahun 2017 lalu sebanyak 50 paket, namun terealisasi ditahun ini, hanya sebanyak 26 paket.

“Dan untuk tahun 2018 ini, kami juga telah mengusul di Kementrian sebanyak 90 paket terkait pembangunan IPAL dan tangki septi komunal ” terangnya.

Lebih lanjutkannya, pembangunan IPAL dan Septic Tank ini adalah sebuah struktur yang dirancang untuk membuang limbah biologis, kimia rumah tangga untuk di beberapa Desa telah mencapai 60 sampai 70 persen, pekerjaan serta beberapa persen tahap penyelasaian.(a)


Reporter:Bahar


Terkini