BREAKING NEWSHUKUM & KRIMINALPERISTIWAPOLISI

Ber ID Card  Warta Global, Oknum Kades Mekuasseng Diduga Aniaya M Nawir Hingga Tak Sadar Diri di RS Jafar Harun Kolut

×

Ber ID Card  Warta Global, Oknum Kades Mekuasseng Diduga Aniaya M Nawir Hingga Tak Sadar Diri di RS Jafar Harun Kolut

Sebarkan artikel ini

Ber ID Card  Warta Global, Oknum Kades Mekuasseng Batu Putih Diduga Aniaya M Nawir Hingga Tak Sadar Diri di RS Jafar Harun Kolut

KOLAKA UTARA, Mediakendari.vom- Seorang diduga  jurnalis investigasi asal Sulawesi Tenggara, M. Nawir Ndepa, dari media Investigasi Warta Global.Id, menjadi korban dugaan penganiayaan berat yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa Mekuasseng, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara, yang bernama Herman.

Peristiwa tersebut beredar melalui pesan berantai pada Jumat (26/9/2026).

Dalam informasi tersebut disebutkan korban dihantam menggunakan sarung parang hingga mengalami luka serius di bagian kepala dan telinga.

“Beliau masih di Rumah Sakit Jafar Harun belum sadarkan diri,” tulis pesan yang beredar dari nomor +62 813-4277-7363.

Ber ID Card  Warta Global, Oknum Kades Mekuasseng Diduga Aniaya M Nawir Hingga Tak Sadar Diri di RS Jafar Harun Kolut

Dari foto ID Pers yang diterima redaksi, korban teridentifikasi bernama *M. Nawir Ndepa – Investigasi Sultra, Warta Global.Id.

Hingga berita ini diturunkan, korban dikabarkan masih menjalani perawatan intensif di RS Jafar Harun Kolaka Utara dalam kondisi belum sadarkan diri.

Kasus ini menuai kecaman keras dari kalangan jurnalis di Sultra.

Tindakan kekerasan terhadap jurnalis yang sedang menjalankan tugas jurnalistik merupakan pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Pers No 40 Tahun 1999.

Pihak keluarga dan rekan-rekan pers mendesak *Polres Kolaka Utara dan Polsek Batu Putih* untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap terduga pelaku.

“Kami minta Kapolres Kolaka Utara segera bertindak. Ini penganiayaan berat, kepala pecah. Jangan biarkan oknum kades kebal hukum,” ujar salah satu rekan korban.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Desa Mekuasseng maupun terduga pelaku Herman terkait dugaan penganiayaan tersebut.

Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak RS Jafar Harun dan Polres Kolaka Utara.

Laporan :Tim Redaksi.