oleh

Bisnis Furniture di Sultra Belum Pulih, Meski PPKM Turun ke Level Dua

-NEWS-32 dibaca

KENDARI – Bisnis furniture di Sulawesi Tenggara (Sultra) belum sepenuhnya pulih setelah diterpa badai virus corona, meskipun pemerintah telah menurunkan PPKM Covid – 19 dari level tiga ke level dua.

Owner Raya Zentra Jepara, Arwin, SH, MM mengatakan sejak adanya virus corona bisnis penjualan furniture produk raya zentra jepara belum kembali pulih seperti masa sebelum covid. Padahal penjualan sebelum covid bisa sampai eksport ke Belanda dan Denmark sementara raya sentra jepara Kendari penjualan sampai ke kota Makassar.

“Kebetulan saya punya workshop di Jepara, saya sampai mengirim ke luar negeri itu terjadi sekitar tahun 2017, dan 2018, sedangkan untuk di Kendari selain semua kabupaten/kota se Sultra juga sampai ke Sulawesi Selatan,” ungkap Arwin saat menjadi bintang tamu pada program selamat pagi Sultra di studio Mektv, Senin 29 November 2021.

“Kalau dibilang dampak saya sangat merasakan sejak awal 2020 sudah terasa dan makin terasa setelah pemerintah menerapkan social distance,” tuturnya.

Bahkan teman-teman pembuat produk raya zentra jepara mengatakan kalau kondisi penjualan sangat menurun. “Teman-teman di Jepara bilang kalau di jepara tokoh-tokoh penjual produk Jepara sepi bahkan lebih ramai warung kopi,” terang Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga Partai Nasdem Sultra.

Untuk tetap bertahan Arwin terpaksa harus membaca peluang bisnis di masa Covid-19 maka dirinya dan istri membuka bisnis hand sanitizer dan bekerjasama dengan pembuat masker.

“Hal lain yang saya lakukan selain menjual hand sanitizer dan masker saya tetap mengupdate produk baru jepara dan tetap melakukan penjualan via online,” jelas Arwin yang juga anggota komisi II DPRD Kota Kendari itu.

Ditanya keunggulan produk sentra raya jepara, Arwin menerangkan banyak keunggulan yang dipunyai dibandingkan dengan furniturer lain pertama kayu yang digunakan kayu jati grade A yang berasal dari perum kehutanan negara Indonesia (perhutani) dan ada garansi jika produk sentra raya jepara mengalami kerusakan.

“Bahan dasar yang digunakan bukan sembarang jati tapi jati kelas A sehingga konsumen tidak perlu ragu-ragu soal kualitas sentra raya jepara, kemudian kalau produk kami ada cacat atau kerusakan saat pengiriman kami siapkan servis atau perbaikan,” pungkasnya.

Konsumen raya zentra jepara selain masyarakat umum juga unsur pemerintah daerah di semua kabupaten/kota. Dalam proses penjualan, konsumen tidak bisa membeli produk jepara dengan memesan satu set saja seperti kursi karena biaya pengiriman mahal kecuali dalam bentuk kelompok atau melalui arisan.

 

Penulis : Redaksi

Terkini