oleh

Cegah Corona Masuk, Kery Pantau Laut

Reporter: Muh Ardiansyah R
Editor: La Ode Adnan Irham

KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, juga was-was merebaknya isu Virus Corona. Antisipasinya, jalur laut diawasi, mengingat banyaknya Tenaga Kerja Asing (TKA) dari Cina yang masuk Konawe menggunakan transportasi laut.

Kekhawatiran dirasa betul Bupati Kery Saiful Konggoasa, pasalnya, salah satu perusahaan tambang di daerahnya, PT VDNI punya 744 TKA Cina, negara tempat awal virus menyebar.

Dari koordinasinya dengan Gubernur Sultra, Ali Mazi, Pemprov fokus antisipasi jalur udara, sehingga Konawe melakukan antisipasi cara lain.

Kata Kery, dia mendapatkan informasi diduga ada gejala awal di Kecamatan Morosi, apalagi diakuinya banyak TKA Cina yang masuk ilegal dari jalur laut tersebut.

“Kita tetap akan antisipasi hal ini,” ungkap Kery.

Dinas Kesehatan, Rumah Sakit dan TNI Polri juga diminta siaga di Puskesmas Bondoala dan Morosi yang merupakan wilayah terdekat dari PT VDNI.

Kery juga mengaku telah berkomunikasi dengan pihak RSU Bahteramas Kendari. Untuk menyiapkan ruang karantina jika sewaktu-waktu ada yang terdiagnosa virus tersebut.

“Kalau ada yang terjangkit tidak bisa ditangani di Konawe, maka kami kirim ke Bahteramas,” ujarnya.

Terkini