Reporter: Kardin
Editor : Kang Upi
LANGARA – Pasca dugaan terjadinya penyerobotan aksi lahan oleh PT Gema Kreasi Perdana (GKP) warga di Desa Sukarela Jaya Kecamatan Wawonii Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) melakukan penjagaan lahan.
Para warga ini mendirikan tenda penjagaan untuk menghalau aktifitas perusahaan tambang nikel PT GKP, di lokasi lahan kebun warga yang sempat diserobot perusahaan tersebut.
Baca Juga :
- Dialog Publik IMM Sultra Jadi Panggung Kritik Terhadap Wacana Pilkada Tidak Langsung
- Menuju Pengelolaan Hutan Berkelanjutan, Sultra Dorong Evaluasi dan Reformasi KPH
- Perkuat Ketahanan Pangan, Gubernur Sultra dan Bupati Konawe Panen Perdana Benih Padi di Wawotobi
- Siap Bersaing dengan Bank Nasional, Bank Sultra Mantapkan Fondasi Internal
- Dorong Ekonomi Daerah, Gubernur Sultra Minta Anggaran Jadi Stimulus Kesejahteraan
- Gubernur Andi Sumangerukka Rombak Birokrasi Sultra, 50 Pejabat Dilantik
Seorang pemilik lahan, Abarudin menuturkan, dirinya bersama para warga akan menjaga lahan mereka yang menjadi sasaran alat berat milik PT GKP.
“Kami akan menjaga lahan kami dan tetap menolak kalau alat berat PT GKP kembali beroperasi di lahan kami,” tegasnya saat dihubungi melalui via seluler, Kamis (11/7/2019).

Aksi penjagaan warga ini sendiri telah dilakukan sejak Selasa (9/7/2019) waktu lalu, setelah adanya dugaan penyerobotan lahan oleh tiga alat berat milik PT GKP.
“Malam harinya itu kita sudah mulai jaga di lokasi, jangan sampai alat berat itu datang lagi,” pungkasnya. (A)











