Reporter : Kardin
Editor : Kang Upi
KENDARI – Terpilihnya Bupati Buton Utara (Butur), Abu Hasan menjadi Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2019-2024 membuat banyak pihak cukup terkejut, tak terkecuali Abu Hasan sendiri.
Pasalnya, nama Abu Hasan tidak diusulkan oleh DPC Butur sebagai calon ketua partai berlambang banteng itu di Sultra.
“DPC Butur itu mengusulkan kembali Pak Hugua sebagai Calon Ketua DPD,” ujar Abu Hasan usai pelantikan dirinya di Kendari, pada Sabtu (27/7/2019).
Namun siapa sangka, DPP PDIP justru memilih Abu Hasan guna menggantikan Ir Hugua sebagai ketua PDIP Sultra untuk lima tahun ke depan.
BACA JUGA :
- Jembatan Tampabulu Nyaris Tak Layak Dilalui, Pemkab Bombana Siapkan Perbaikan Darurat
- Patroli KRYD Ditlantas Polda Sultra Amankan Ibadah, Situasi Aman dan Kondusif
- Polantas Bersama Warga Perbaiki Jalan Berlubang di Pohara, Demi Keselamatan Pengendara
- Angka Kecelakaan Turun 14 Persen, Operasi Ketupat Anoa 2026 di Sultra Dinilai Efektif
- BPS Catat Neraca Perdagangan Sultra Defisit pada Februari 2026
- Gubernur Sultra Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Optimistis Pertahankan Opini WTP
Padahal, menurut Abu Hasan, baru seminggu dirinya terpilih menjadi Ketua DPC PDIP Butur melalui Konferensi Cabang (Konfercab) pada 18 Juli 2019 yang lalu.
“Kalau banyak yang terkejut, malah saya lebih terkejut lagi, karena saya baru beberapa hari dilantik, dengan segala dinamikanya Butur,” jelasnya
Katanya, sehari sebelum Konferda berlangsung, ia mendapat telepon dari DPP PDIP untuk segera mencari pengganti dirinya sebagai Ketua DPC PDIP Butur.
“Tiba-tiba saya disuruh cari pengganti di DPC, terus saya tanya, saya dimana?, jawabnya kamu di DPD. Riwayatnya dari mana kataku?, jawabnya, ini perintah partai,” urainya
Setelah mendengar penjelasan dari DPP PDIP, Abu Hasan langsung menerima keputusan tersebut. “Karena itu perintah dan keputusan partai, saya harus laksanakan. Apapun itu,” pungkasnya. (B)











