Editor: Redaksi
KENDARI – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Konawe melatih puluhan pengrajin kulit kerang, untuk meningkatkan inovasi dan ragam serta skill kerajinan hasil laut tersebut.
Pelatihan ini diikuti puluhan pengrajin kulit kerang dari dua kecamatan yang berada di wilayah pesisir yakni Lalonggasumeeto dan Soropia,

Ketua Dekranasda Konawe, Titin Nurbaya Saranani dalam sambutan pembukaan pelatihan kulit kerang ini menuturkan, dirinya mendukung pelaksanaan pelatihan ini, karena bisa meningkatkan kesejahteraan para pengrajin.
“Saya berharap pelatihan ini bisa dilakukan berkesinambungan, agar keterampilan yang dilatihkan bisa diimplementasikan dalam membuat produk kerajinan untuk meningkatkan nilai ekonominya,” kata Titin Nurbaya Saranani, Jumat (22/11/2019).
Sementara itu, salah sorang pengurus Dekranasda Konawe, Yusni, pelatihan ini sengaja digelar untuk pengrajin di dua wilayah tersebut, karena jumlah pengrajin kulit kerangnya yang cukup banyak.

Baca Juga :
- Konferensi Pers Polda Sultra: Kabid Humas dan Kabid Propam Ungkap Kronologi Intimidasi Wartawan di Polres Baubau
- Malam Minggu Aman di Kendari! Ditlantas Polda Sultra Patroli Anti Balap Liar dan Tertibkan 19 Pelanggar Helm SNI
- JANGAN BIARKAN KERJA NYAMAN MENGORBANKAN KESEHATAN!
- PENGEN PUNYA RUANG TAMU NYAMAN & STYLISH?
- PT LAW Jadi Contoh Buruk Pemberdayaan, Cegah Konflik Antar Pengusaha Lokal
- Ampuh Sultra Harapkan Pemilik IUP Tak Salah Gunakan Kepmen ESDM 365 untuk Monopoli Jasa Pertambangan
“Di dua wilayah itu memang jumlah pengrajin kulit kerangnya cukup banyak, makanya kita berikan pelatihan di wilayah tersebut,” kata Yusni.
Untuk pelatihan ini sendiri, kata Yusni, merupakan satu dari tiga paket program pelatihan yang dicanangkan Dekranasda Konawe, yaitu pelatihan kerajinan kulit kerang, rotan dan anyaman tikar.
“Untuk tahun ini Dekranasda Konawe memiliki tiga paket program pelatihan, tapi memang yang dilaksanakan baru pelatihan kerajinan kulit kerang,” pungkasnya.











