Reporter : Kardin
KENDARI – Pasca pemilu 17 April 2019 lalu, Partai Demokrat Sulawesi Tenggara (Sultra) cukup puas dengan perolehan kursi di parlemen. Meski demikian, terdapat beberapa daerah dengan hasil yang tidak seperti diharapkan sebelumnya.
Ketua DPD Partai Demokrat Sultra, Muhammad Endang menuturkan, terdapat sejumlah daerah yang perolehan kursinya meningkat, namun ada pula wilayah yang berkurang jumlah kursinya di DPRD.
“Seperti di Kota Kendari itu tidak sesuai harapan kami, tapi di Kolaka Utara meningkat dari 3 jadi 8 kursi, di Konawe dan Buton Selatan juga meningkat dari 2 jadi 3. Jadi ada yang naik, ada juga yang turun,” urai Endang saat dijumpai di kediamannya, pada Sabtu malam (25/5/2019).
Baca Juga :
- Kapolda Sultra Buka Sertifikasi Penyidik TPPA 2026, Perkuat Kompetensi Penanganan Perempuan dan Anak
- Peduli Dampak Kemarau, Polres Konawe Selatan Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Aosole
- KPK Tindak Lanjuti Laporan LIRA Sultra Terkait Dugaan TPPU Gubernur Sultra, Pekan Ini Serahkan Dokumen Tambahan
- Produksi Sabu Secara Mandiri Skala Rumahan, Pria Asal Konawe Diamankan Petugas Direktorat Reserse Narkoba
- Kapolda Sultra Pantau Pengaturan Lalu Lintas, Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan di Jalan
- Larangan Penggunaan Vape Bagi Seluruh Personel dan ASN Polri
Meski belum terhitung semua jumlah kursi yang diperoleh oleh Partai Demokrat, ujar Endang, namun dapat dipastikan terdapat dua kabupaten yang berhasil merebut ketua DPRD.
“Yang berhasil Ketua DPRD itu di Kabupaten Kolaka Utara dan Konawe Kepulauan. Kalau di Muna kita naik jumlah kursinya, tapi sayang tidak bisa ketua karena kalah jumlah kursinya,” jelasnya.(a)











