Reporter: Hendrik B
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Aksi demo pengungkapan pelaku pembunuhan dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (28/10/2019) kemarin berujung ricuh. Buntutnya, Dir Polair Polda Sultra, Kombes Pol Andi Anugrah, S.I.K luka parah akibat terkena lemparan batu.
“Dir Polair sudah mendapatkan tindakan medis dan saat ini dilakukan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt kepada MEDIAKENDARI.com, Selasa (29/10/2019).
BACA JUGA:
- Deadlock, 2 Kali Paripurna Gagal Quorum, LIRA Desak Mendagri Tegur Gubernur Sultra – Diduga Cawe-Cawe
- Ketua HIPTI Sultra Desak Satgas PKH Kejagung Jalankan Hukum Paralel, Selamatkan Ekonomi Rakyat
- Jenderal Ke-4 Tumbang! Dewan Pembina MC Bareskrim Diduga Otak Penyadapan Sejak 2010, Tapi Belum Ditahan Karena Stroke
Harry juga mengatakan, kemungkinan Andi Anugrah akan dioperasi. Selain lemparan batu aparat kepolisian juga mendapatkan lemparan tinja atau kotoran dari para demonstran.
“Sekitar 5 hingga 6 orang personil yang terkena lemparan tinja. Mereka merupakan dari satuan Dalmas Shabara,” ungkapnya. (B)











