oleh

Derita Banjir, Sahur dan Buka di Tenda Pengungsian

Reporter : Mumun

Editor : Taya

WANGGUDU – Hari-hari terakhir bulan suci Ramadhan 1440 hijriah/2019 Masehi bagi umat Islam merupakan kebahagian tak terhingga, karena sebentar lagi akan merayakan hari raya Idul Fitri yang jatuh pada Rabu (5/6/2019). Namun, tidak dengan masyarakat dibeberapa desa di Kabupaten Konawe Utara (Konut) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Banjir yang datang dan merendam pemukiman mereka akibat curah hujan yang tinggi sejak Minggu kemarin (2/6/2019) memupus harapan untuk berbahagia menyambut hari raya Idul Fitri.

Seperti yang dialami oleh 14 Kepala Keluarga (KK) di Desa Walalindu Kecamatan Asera. Mereka harus ikhlas menerima untuk tinggal di tenda pengungsian lantaran umah mereka terendam banjir dengan ketinggian air hingga tiga meter.

Derita itu diungkapkan Kepala Desa Walalindu Yoken. Saat ditemui di camp pengungsian yang terbuat dari tarpal seadanya, dirinya menuturkan, 14 rumah warga yang terendam banjir salah satunya adalah rumahnya.

“Kami makan sahur dan buka puasa di sini (Tenda pengungsian). Kami masak di sini, meski kedinginan dan banyak nyamuk tapi mau di apa,” katanya yang diamini warganya, Selasa (4/6/2019)

Demikian pun diutarakan oleh Sekretaris Desa Walalindu Hidayat. Kata dia, saat ini warganya kekurangan air bersih, makanan, selimut. Karena rata-rata warganya saat banjir datang tidak sempat membawah selimut, sehingga di camp pengungsian mereka kedinginan.

“Kami sangat mengharapkan bantuan untuk segera turun, utamanya air bersih dan makanan,” harap Hidayat.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Konut Nafsahu yang disambangi di lokasi pengumpulan bantuan mengatakan, jika bantuan makanan dan air bersih akan segera disalurkan kepada warga bencana banjir.

“Hari ini kita akan salurkan bantuan, Indomie, telur, air mineral. Semua dalam bentukan makanan yang berasal dari sumbangan PT Antam, BPD dan SKPD lingkup Pemkab Konut,” ujar Nafsahu.

Nafsahu menambahkan, bantuan tersebut akan disalurkan di 11 desa. Diantaranya, Desa Polora Indah dan Tambakua Kecamatan Langgikima, Desa Tapuwatu, Walalindu, Puuwanggudu dan Wanggudu Raya Kecamatan Asera, Desa Puusuli, Puuwonua, Larobende, Laronanga dan Labungga Kecamatan Andowia.

“Untuk Kecamatan Landawe dan Oheo kita masih tunggu laporan dari BPBD dan Camatnya,” katanya. (A)

Terkini