Reporter : Mumun
Editor : Taya
WANGGUDU – Desa Kokapi, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) merupakan salah satu desa yang menyimpan potensi pada sektor pertanian utamanya persawahan.
Kepala Desa Kokapi Yusuf Nusu mengatakan, luasan sawah di desanya mencapai 245 hektar. Saat ini yang telah dibuka warga mencapai 120 hektar.
“Potensi kita yang sering dilakukan oleh masyarakat di sini pada sektor pertanian, utamanya sawah. Karena sawah di sini luasnya 245 hektar dan yang sudah dibuka 120 hektar,” katanya, Jumat (10/5/2019).
Meski demikian, lanjut Yusuf Nusu, saat ini kendala yang sering dihadapi warganya adalah persoalan air yang belum mampu mengairi seluruh sawah yang ada.
Baca Juga :
- BEM UHO Gelar Sedekah Ramadhan di Panti Asuhan, Tebar Kepedulian di Bulan Suci
- DLH Sultra Sebut Izin PT Bahana Wastecare Tak Tercatat, Puskom Desak Aktivitas Dihentikan
- LIRA Sultra Desak BPK RI Audit Tambang Nikel PT SCM, Smelter Dinilai Belum Terealisasi
- Usai Kunjungi Pospam di Konawe, Kapolda Sultra Lanjut Safari Ramadan di Rujab Bupati
- Kapolda Sultra Tinjau Pospam Operasi Ketupat Anoa 2026 di Konawe
- Kapolda Sultra Patroli Malam di Kendari, Cek Kesiapan Pos Operasi Ketupat Anoa 2026
“Belum mampu menggenangi sawah secara keseluruhan, padahal kami sudah normalisasi sungai dengan panjang satu kilo meter. Kami sudah siapkan pembuangan tapi tetap tidak mampu,” ujarnya.
Ditanyai soal pelaksanaan dana desa yang bersumber dari APBN tahun 2019 ini. Yusuf menambahkan jika, berdasarkan hasil musyawarah desa anggaran pusat itu akan digunakan untuk pembangunan polindes, drainase dan rehab sumur mata air bersih.
“Sisanya ada juga pemberdayaan seperti, KWH, pengadaan ternak sapi dan rumah tidak layak huni (RTLH),” tutupnya.(b)











