Reporter : Mumun
Editor : Taya
WANGGUDU – Desa Kokapi, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) merupakan salah satu desa yang menyimpan potensi pada sektor pertanian utamanya persawahan.
Kepala Desa Kokapi Yusuf Nusu mengatakan, luasan sawah di desanya mencapai 245 hektar. Saat ini yang telah dibuka warga mencapai 120 hektar.
“Potensi kita yang sering dilakukan oleh masyarakat di sini pada sektor pertanian, utamanya sawah. Karena sawah di sini luasnya 245 hektar dan yang sudah dibuka 120 hektar,” katanya, Jumat (10/5/2019).
Meski demikian, lanjut Yusuf Nusu, saat ini kendala yang sering dihadapi warganya adalah persoalan air yang belum mampu mengairi seluruh sawah yang ada.
Baca Juga :
- Tujuh Tahun Tragedi Randi–Yusuf : Ketika Keadilan Belum Menemukan Titik Terang
- Tambang Nikel PT Kasmar Tiar Raya Telan Korban, M Nawir Dianiaya hingga Kritis di RS Jafar Harun
- Diduga Sedang Liputan Pembayaran Lahan, Kades Herman Rangkap Jadi Humas PT Kasmar Tiar Raya di Kolut Aniaya M Nawir Hingga Kritis
- Ber ID Card Warta Global, Oknum Kades Mekuasseng Diduga Aniaya M Nawir Hingga Tak Sadar Diri di RS Jafar Harun Kolut
- Turnamen Futsal SD 84 Kendari Cup 1 Jadi Ajang Pencarian Bakat Atlet Cilik
- Apresiasi Penanganan Tipikor, Ampuh Desak Kajati Sultra Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Tower Bank BPD Sebesar Rp 7, 7 Miliar
“Belum mampu menggenangi sawah secara keseluruhan, padahal kami sudah normalisasi sungai dengan panjang satu kilo meter. Kami sudah siapkan pembuangan tapi tetap tidak mampu,” ujarnya.
Ditanyai soal pelaksanaan dana desa yang bersumber dari APBN tahun 2019 ini. Yusuf menambahkan jika, berdasarkan hasil musyawarah desa anggaran pusat itu akan digunakan untuk pembangunan polindes, drainase dan rehab sumur mata air bersih.
“Sisanya ada juga pemberdayaan seperti, KWH, pengadaan ternak sapi dan rumah tidak layak huni (RTLH),” tutupnya.(b)











